Bagikan
Para siswa SMK Bhakti Mulia Kabupaten Wonogiri, rela menyisihkan uang jajan untuk pengadaan takjil yang dibagi-bagikan gratis kepada para pengendara sepeda motor dan sopir di perempatan lampu bangjo Gudangseng Kota Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

 

WONOGIRI – Para siswa SMK Bhakti Mulia Kabupaten Wonogiri, rela menyisihkan uang jajan mereka demi pengadaan takjil yang kemudian dibagi-bagikan secara gratis kepada para pengendara sepeda motor dan mobil di jalan. Aksi mereka ini, dilakukan Selasa petang (5/6), di lampu bangjo perempatan Gudangseng, Kota Wonogiri.

Kepala SMK Bhakti Mulia Kabupaten Wonogiri, Sutardi, menyatakan, aksi murid-muridnya ini dikoordinir oleh  pengurus Osis bersama anggota Palang Merah Remaja (PMR) sekolah. ‘’Kami membeli bahan takjil ke pasar, untuk kemudian dimasak sendiri. Takjil yang dibagi-bagikan saat lampu merah ini jumlahnya sebanyak 200 bungkus,’’  ujar Diah salah satu aktivis PMR SMK Bhakti Mulia.

Kasek SMK Bhakti Mulia, Sutardi, mengatakan, aksi siswa bagi-bagi takjil merupakan bagian dari kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan. Utamanya dalam upaya meningkatkan amal kebaikan dan kepekaan sikap peduli terhadap sesama. ‘’Janganlah dinilai dari harga takjil yang dibagikan, tapi kegiatan ini lebih bertumpu pada upaya menumbuhkan kepekaan sikap untuk peduli kepada warga masyarakat, utamanya mereka yang berpuasa dan menjelang waktu berbuka masih berada di jalan.’’ tuturnya.
Selain itu, lanjut Sutardi, sekolah juga menggelar agenda pesntren kilat dan pengajian Ramadan dengan mendatangkan Ustadz KH Sidiq Arif dari Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Tujuannya, untuk memberikan tambahan bekal pendalaman masalah keagamaan kepada para siswa. ‘’Untuk prestasi, alhamdulillah SMK Bhakti Mulia menempati ranking pertama ujian nasional di jajaran SMK swasta se Kabupaten Wonogiri, dan ranking dua untuk tingkat SMK Negeri dan Swasta di Wonogiri,’’ jelasnya.

Aksi bagi-bagi takjil gratis sebelumnya juga dilakukan oleh para siswa SMK 1 Jatiroto. Kepala SMK 1 Jatiroto, Gunarsi, menyatakan, aksi bagi-bagi takjil sepenuhnya merupakan inisiatif para siswa yang dimotori oleh pengurus Osis dan aktivis Passkansa, dengan pendampingan Guru Pembina Osis Bahrudin dan Nina, serta Wakasek Kesiswaan Maryono. ‘’Dua kali anak-anak melakukan pembagian takjil secara cuma-cuma kepada warga masyarakat,’’ terang Kasek Gunarsi.

Dihubungi terpisah, Kepala SMK 2 Wonogiri, Suwandi, menyatakan, dalam bulan suci Ramadan sekolah menggelar pesantren kilat. ‘’Kami menjalin kerjasama dengan Pondok Pesntren Al Iman dari Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri,’’ katanya.

Pesantren kilat dilaksanakan selama 4 hari, mulai Senin (4/6) hingga Kamis (7/6). Kepada para murid diberikan pembekalan tentang pendalaman bidang keagamaan.

Selesai mengikuti pesantren kilat, pada hari Jumat (8/6) para murid akan menerima pembagian rapor, kemudian mulai Sabtu (9/6) memasuki liburan sekolah sampai dengan Kamis (21/6).

Untuk menjaga keamanan sekolah selama liburan panjang

dilakukan penjadwalan tim piket guru dan karyawan secara bergiliran, guna membantu tugas pengamanan yang dilakukan personel satpam sekolah. (SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here