Bagikan
Para pengurus Parpol di Kabupaten Wonogiri beserta para teknisi operator Silon, mengikuti sosialisasi tata cara pengajuan caleg. Ini dilakukan untuk persiapan pelaksanaan tahapan Pileg 2019 mendatang.(SMNet.Com/bp)

 

WONOGIRI – Pada Pemilu 2019 sebanyak 16 parpol  yang eksis di Kabupaten Wonogiri berpeluang megajukan 800 orang calon legislatif (caleg) untuk DPRD Wonogiri 2019-2024. Masing-masing parpol dapat mengajukan 50 caleg sesuai dengan kuota 50 kursi di lembaga lesgilatif  Wonogiri.

Masalah kuota kursi DPRD Wonogiri ikut menjadi pokok bahasan dalam sosialisasi pencalegan anggota DPRD Wonogiri  2019-2014. Sosialisasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri diikuti para pimpinan dan pengurus Parpol se Kabupaten Wonogiri, dan jajaran Panwaslu Wonogiri pimpinan Ali Mahbub. Dalam acara ini menjadi pemateri Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal KPU Pusat, Sigit Yoga Wardono.

Terkait kontroversi Peraturan KPU Pusat yang melarang para mantan napi koruptor menjadi caleg masih dalam pembahasan di Kementerian Hukum dan HAM. Terlepas itu, proses pengajuan daftar caleg dari masing-masing parpol dapat dipersiapkan sejak sekarang. Pendaftaran caleg diagendakan mulai  4 sampai dengan 17 Juli 2018 memakai metoda baru, yakni Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Mewakili KPUD Wonogiri, Komisioner Suyono menyatakan, menyikapi metoda baru tersebut masing-masing parpol yang mengikuti sosialisasi menyertakan pula calon tenaga teknis operator Silon. Ini berkaitan erat dengan proses pendaftaran caleg, yang mensyaratkan penyertaan data dokumen masing-masing kader yang dicalegkan, untuk kemudian dilakukan verifikasi dan diunggah dalam Silon.

KPU Kabupaten Wonogiri mengimbau kepada masing-masing parpol untuk melakukan seleksi awal internal kader-kadernya yang dilakukan secara demokratis, sesuai AD-ART partainya masing-masing, sebelum kemudian diajukan ke KPU.

Menurut Suyono, pada Pileg 2019 jumlah alokasi kursi DPRD Wonogiri ditetapkan sebanyak 50. Jumlah ini terhitung naik 5 kursi, dibandingkan dengan pileg sebelumnya hanya sebanyak 45 kursi.

KPUD Kabupaten Wonogiri menetapkan alokasi 50 kursi DPRD pada 5 daerah pemilihan (dapil). Dengan perincian, untuk Dapil I sebanyak 11 kursi, berikut Dapil II, III dan IV masing-masing sebanyak 10 kursi, serta Dapil V sebanyak 9 kursi.

Mengacu pada alokasi 50 kursi tersebut, masing-masing parpol dapat mengajukan 50 nama-nama caleg-nya atau setara dengan 100 persen dari alokasi kursi, sehingga totalnya mencapai 800 caleg.

Bersamaan dengan penyiapan pendaftaran caleg, KPU Wonogiri kini sibuk mempersiapkan logistik Pilgub Jateng yang hari H pencoblosannya ditetapkan  27 Juni 2018, dan melakukan verifikasi faktual terhadap pencalonan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilu 2019. Anggota KPU Kabupaten Wonogiri, Joko Wuryanto dan Agus Wibowo, menyatakan, untuk melakukan verifikasi terhadap 18 calon anggota DPD, KPU Wonogiri membentuk 6 tim.

Keenam tim ini, bertugas melakukan verfikasi faktual di 23 kecamatan. ‘’Tim bertugas memverifikasi sebanyak 3.557 data pendukung anggota DPD, yang jumlah itu diambilkan dari sampel masing-masing kecamatan sebanyak 373 pendukung,’’ jelas Joko Wuryanto. (SMNet.Com/bp)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here