Bagikan
Bupati Wonogiri Joko Sutopo (kanan) menyerahkan bantuan sebanyak 459 paket sembako dan bantuan makanan tambahan sebanyak 4 ton, kepada para petugas kebersihan, juru kunci makam dan petilasan Mangkunegaran, para jompo, kuli panggul, buruh gendong, tukang becak, penderita gondok, dan warga kurang gizi.(SMNet.Com/bp)

 

WONOGIRI – Bersamaan dengan acara buka bersama di Pendapa Kabupaten Wonogiri, Jumat petang (8/6), Bupati Wonogiri Joko Sutopo menyerahkan bantuan makanan sebanyak 4 ton kepada ibu kurus dan anak yang kekurangan gizi. Bantuan program makanan tambahan (PMT) tersebut diterima Pemkab Wonogiri dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sekda Wonogiri Suharno, menyatakan, bersamaan itu juga diserahkan sebanyak 459 paket bantuan sembako untuk para petugas kebersihan pasar dan lingkungan hidup, tukang becak, kuli panggul dan buruh gendong, juru kunci makam dan petilasan Mangkunegaran, para jompo, penderita gondok yang menjalani operasi, ibu hamil dan balita kurang gizi.

Penyerahan bantuan paket sembako ini diserahkan bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonogiri Ny Verawati Joko Sutopo, melalui perwakilan Kholik, Rizal, Tugino, Mugi, Suginem, Ny Noni, Sri Maryati, dan Bakhtiar Rochim. Dengan harapan, bantuan itu akan meringankan penerima dalam merayakan Idul Fitri 1439 H. Ikut hadir dalam acara tersebut, Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) M Heri Amrulloh, Kapolres AKBP Robertho Pardede, Kajari Dodi Budi Kelana bersama jajaran Forkompinda, para kepala dinas dan instansi, para camat, tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, dokter Adhi Dharma menerangkan, bantuan PMT berupa makanan tambahan sebanyak 4 ton tersebut, berwujud kue biskuit yang kaya akan kandungan gizi. Ini dimaksudkan, sebagai upaya pemerintah dalam kiat melaksanakan perbaikan gizi bagi masyarakat, utamanya mereka yang masuk dalam kategori kurang gizi.

Mengenai operasi gondok, Pemkab Wonogiri berkaitan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri 19 Mei 2018 telah melakukan operasi kepada 101 warga penyandang penyakit gondok secara cuma-cuma. Mereka merupakan bagian dari 1.038 penderita gondok yang berada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Wonogiri, termasuk di wilayah Kecamatan Kismantoro yang selama ini dikenal sebagai kantong gondok dan kretin.

Para penderita gondok ini, oleh Bupati Joko Sutopo diprogramkan secara bertahap menjalani operasi gratis di RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.

Tauziah menjelang waktu buka bersama disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wonogiri yang diwakili Sarwono. Kepada hadirin yang berjumlah sekitar 500 orang tersebut, Sarwono, menyerukan jangan ada yang memutuskan tali silaturahmi. ‘’Kalau di antara kita terjadi perbedaan, jangan kemudian itu dijadikan pemicu perpecahan,’’ pintanya.

Ingat, tambah Sarwono, kita semua ini saudara sebangsa dan se Tanah Air. Dengan bersaudara, maka kita jadikan dasar untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan, utamanya dalam kebersamaan ‘sesarengan mbangun’ Wonogiri. (SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here