Bagikan
Philippe Coutinho/dok

SOCHI – Tim Nasional Brasil sudah mendarat di Sochi, Rusia, kemarin. Selecao datang dengan membawa mimpi menjadi juara. Empat tahun silam Skuad Samba hanya sampai semifinal. Brasil langsung menuju Negeri Beruang Merah setelah mengalahkan Austria 3-0 pada laga pemanasan terakhir di Stadion Ernst Happel, Wina, Senin (11/6) dini hari WIB. Tiga gol dibagi rata oleh Gabriel Jesus, Neymar, dan Philippe Coutinho.

Neymar kini mengoleksi 55 gol dalam 85 penampilan bersama timnas. Dia sejajar dengan Romario pada peringkat ketiga dalam daftar <I>top scorer<P> sepanjang masa Selecao. Romario juga mencetak jumlah gol yang sama pada periode 1987-2005. Hanya ada dua pemain yang mencetak lebih banyak gol daripada Neymar, yakni Ronaldo (62 gol) dan Pele (77 gol). Dengan usianya yang baru 26 tahun, bintang Paris Saint-Germain itu berpeluang melewati pencapaian dua seniornya tersebut.

“Anda harus percaya, dan boleh bermimpi. Kami bermimpi, dan semakin bermimpi. Bermimpi itu tak dilarang,” tutur Neymar. Empat tahun lalu di kandang sendiri, nasib apes menimpa Neymar dan Selecao. Sang kapten mengalami cedera berat. Sementara Tim Samba dihancurkan Jerman dengan skor 1-7 di semifinal. ”Sekarang, kami berani bicara untuk meraih gelar juara dunia lagi,” tegas Neymar. Bersama Prancis, Spanyol dan pemegang titel Jerman, Brasil masuk dalam kategori favorit. Prediksi yang masuk akal, karena Selecao memiliki modal yang komplet. Selain pemain-pemain berkualitas, mereka didukung hasil kualifikasi yang sangat memadai.

Di bawah asuhan Adenor Leonardi Bacchi (Tite), Brasil menunjukkan performa yang oke. Dari 20 pertandingan, Neymar dan kawan-kawan baru kalah sekali. Sebanyak 16 partai berakhir dengan kemenangan, dan tiga imbang. Selecao juga produktif dengan menghasilkan 44 gol, dan cuma lima kali kebobolan. ”Dua kali uji coba terakhir sungguh memuskan. Kami bukan hanya menang, melainkan juga tak kecolongan,” kata Tite. Tim Samba akan mengawali perjuangan pada Grup E melawan Swiss (17 Juni) lalu meladeni Kosta Rika (22 Juni), dan Serbia (27 Juni). (rr)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here