Bagikan
Rafael Nadal/dok

PARIS – Petenis Spanyol Rafael Nadal memenangi Grand Slam Prancis Terbuka untuk kali ke-11. Torehan itu diraih setelah dia menaklukkan petenis Austria Dominic Thiem pada partai final dengan skor 6-4, 6-3, 6-2 di Roland Garros, Paris, Minggu (10/6). Secara keseluruhan, itu merupakan trofi Grand Slam ke-17. Jumlah tersebut masih kalah dari rival abadinya, Roger Federer, yang sudah meraih 20 gelar Grand Slam. Meski demikian, Nadal tidak iri dengan prestasi Federer.

Petenis nomor satu dunia itu hanya memiliki ambisi untuk memenangi setiap turnamen yang diikuti, namun hal itu bukan berarti dia ngotot untuk melampaui pencapaian Federer dalam perolehan gelar Grand Slam. “Tentunya, saya memiliki ambisi. Saya punya hasrat terhadap apa yang saya lakukan. Akan tetapi, saya tidak pernah tergila-gila dengan semua hal semacam ini,” ujarnya.

“Anda tidak bisa selalu frustrasi jika seseorang memiliki lebih banyak uang dari Anda, memiliki rumah lebih besar dari Anda, memiliki lebih banyak gelar Grand Slam dari Anda. Anda tidak bisa hidup dengan persasaan itu. Tentu saya akan senang memiliki 20 gelar seperti Roger di masa depan, atau bahkan lebih. Namun, sejujurnya itu bukanlah sesuatu yang ada dalam pikiran,” jelasnya.

Lebih lanjut Nadal menyatakan raihan tersebut menjadi salah satu yang paling emosional. Pasalnya, dia mampu meraih gelar Grand Slam setelah pulih dari cedera. “Datang kembali dari cedera dan memiliki kesempatan untuk menang di Monte Carlo, Barcelona, Roma, dan sekarang terutama di sini, itu sangat emosional bagi saya,” ungkap petenis yang aslinya normal tapi diplot menjadi kidal ini. Nadal tampil cukup dominan pada partai puncak tersebut. Sang lawan terlihat kesulitan menghadapi raja lapangan tanah liat itu. Penampilan impresif Nadal pun mampu membawanya menyudahi pertandingan dengan skor yang terbilang. (rr)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here