Bagikan
Relawan dari Tim SAR Wuryantoro dan Wonogiri, bersama personel Polsek dan anggota Koramil Wuryantoro, melalukan evakuasi Dwi Setiawan, pemancing ikan yang tewas tenggelam di perairan Waduk Gajahmungkur.(SMNet.Com/bp)
WONOGIRI – Lagi, seorang pemancing ikan tewas karena tenggelam di periaran Waduk Gajahmungkur, Wonogiri. Tepatnya di perairan wilayah Dusun Nglingi RT 1/RW 3, Desa Gumiwang, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Korban, Dwi Setiawan (37), warga asal Dusun Ngasinan RT 4/RW 4, Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Tewasnya Dwi Setiawan ini, menjadi tragedi maut keduakalinya yang merenggut nyawa pemancing di perairan Waduk Gajahmungkur, Wonogiri, dalam kurun waktu tiga hari terakhir ini. Sebelumnya, pemancing ikan bernama Mulyanto (50) penduduk asal Dusun Gondang RT 1/RW 2, Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, tewas tenggelam di perairan Waduk Gajahmungkur wilayah pemancingan Dusun Sepat RT 2/RW 1, Desa Gambiranom, Kecamatan Baturetno.
Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede dan Kapolsek Wuryantoro, AKP Mochamad Susilo, melalui Kasubag Humas Polres AKP Hariyanto, menyatakan, tragedi maut yang merenggut nyawa pemancing Dwi Setiawan, berlangsung Selasa siang (19/6). Kronologinya, pada saat korban memancing, kail pancingnya tersangkut tonggak di dasar perairan.
Dwi Setiawan kemudian menceburkan diri untuk tujuan membebaskan kail pancingnya yang tersangkut tonggak di dalam air tersebut. Tapi malang, karena tidak dapat berenang, korban tenggelam dan tewas di peairan sedalam sekitar 3 Meter. Rekannya sesama pemancing, yakni Agus Mulyadi (32) dan Bambang Sumarno (27), keduanya warga asal Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, tidak dapat memberikan pertolongan, karena tidak bisa berenang.
Kejadian ini, oleh saksi Agus dan Bambang diberitahukan ke warga sekitar, yang kemudian oleh Pamong Desa Gumiwang, segera dilaporkan ke Polsek Wuryatoro. Untuk melakukan evakuasi korban, didatangkan relawan Tim SAR Wuryantoro dan Wonogiri. Kepala Bidang Operasional SAR Kabupaten Wonogiri, Wisnu, menyatakan, mayat korban Dwi Setiawan ditemukan Selasa siang (19/6) pukul 13.00, di lokasi berjarak sekitar 100 Meter dari tempat ketika korban mancing.
Paur Subag Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, menyerukan, agar para pemancing dapat menjaga keselamatan dirinya masing-masing. Untuk menghindarkan fatalitas musibah tewas tenggelam, bijaksana para pemancing melengkapi diri dengan memakai rompi pelampung. Sehingga ketika sewaktu-waktu harus mencebur ke perairan, tidak langsung tenggelam yang mengakibatkan tewas.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here