Bagikan
Ketua Paguyuban Jawa Tengah (PJT) Leles Sudarmanto (kedua dari kiri), saat melakukan kunjungan ke Rumah Kemasan Produk UMKM yang berlokasi di Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)
WONOGIRI – Ketua Paguyuban Jawa Tengah (PJT), Leles Sudarmanto, menyatakan, bila ditangani secara serius pengembangannnya, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berpotensi dapat menigkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, serta berpeluang menjadi tulang punggung perekonomian negara.
Penegasannya ini, disampaikan ketika mengunjungi Rumah Kemasan Produk UMKM di RT 3/RW 1 Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Kunjungannya dilakukan bersamaan ketika mudik dalam merayakan Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1439 H. Ketua komunitas kaum boro (perantau) yang tergabung dalam organisasi PJT ini, merupakan putra aseli dari Desa Betal, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, yang telah lama merantau ke Jakarta. Kampung halaman Leles Sudarmanto, telah lama tenggelam oleh Waduk Gajahmungkur, Wonogiri.
Leles Sudarmanto yang mantan Anggota DPR-RI ini, menilai, produk UMKM berpotensi untuk dikembangkan menjadi bisnis dalam skala besar yang memiliki prospek menjanjikan. Untuk menuju pengembangan yang prospektif tersebut, para produsen perlu pembimbingan dan upaya membangun jaringan bisnis secara luas. Selama ini, mereka masih dililit masalah besar, yakni baru terbatas terampil pada usaha memproduksi. ”Belum memiliki cara pengemasan yang menarik, dan juga belum mampu menembus peluang pasar serta membangun jaringan bisnis dalam skala yang luas,” ujar Leles Sudarmanto.
”Marilah potensi UMKM ini kita kembangkan besrama-sama, baik dari sisi kuatintas maupun kualitasnya. Kami dari PJT siap memfasilitasinya. Siap membantu untuk mengusung potensi produk unggulan UMKM Wonogiri, guna mengikuti pameran industri berskala nasional maupun internasional,” ujar Leles Sudarmanto, yang baru saja pulang dari melakukan kunjungan ke beberapa negara di Eropa.
Direktur Rumah Kemasan Kreatif Wonogiri, Heriwanto, berharap, kunjungan Ketua PJT Leles Sudarmanto akan memberikan spirit dalam upaya mengembangkan bisnis kemasan produk UMKM Kabupaten Wonogiri. ”Semoga ini menjadi awal dalam membuka wawasan bisnis dan jaringan pasar yang luas, untuk membantu teman-teman produsen UMKM Wonogiri dalam mengembangkan usahanya,” tutur Heriwanto.
Selama ini, masalah kemasan dan pasar menjadi kendala dalam upaya mengembangkan bisnis produk UMKM di Kabupaten Wonogiri. Ketua Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Kabupaten Wonogiri, Romadhani Andang Nugroho, menambahkan, kekuatan perekonomian negara sebenarnya bertumpu pada ekonomi kerakyatan. ”Manakala ekonomi kerakyatan dapat dikembangkan, niscaya akan menjadi kunci untuk menjadikan perekonomian negara tumbuh kuat dan hebat,” tandasnya.
Untuk mewujudkan perekonomian rakyat tumbuh menjadi tulang punggung perekonomian negara, perlu dilakukan pembimbingan dan pendampingan kepada para produsen UMKM. Sebab, keberadaan UMKM masih dililit banyak kelemahan, yakni lemah skil, modal, ketrampilan, manajemen, pengemasan, dan lemah pula dalam mencari terobosan peluang jaringan pasar untuk memasarkan produknya. Menyikapi ini, pemerintah baik dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota serta pihak terkait lainnya, diharapkan dapat memberikan kepedulian dalam kiat pengembangan perekonomian rakyat, agar mampu bangkit menjadi tulang punggung perekonomian negara.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here