Bagikan
Sebanyak 4.100 personel Linmas Kabupaten Wonogiri, disiapkan untuk bertugas mengawal dan mengamankan distribusi losgistik Pilgub Jateng 2018, juga mengamankan pelaksanaan pencoblosan, penghitungan suara dan mengawal pengiriman hasil suara.(SMNet.Com/bp)
WONOGIRI – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Perlindungan Masyarakat (Satpol PP-Linmas) Kabupaten Wonogiri, Waluyo, menyatakan, untuk mengamankan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018, yang akan dilaksanakan Rabu (27/6) mendatang, akan diterjunkan sebanyak 4.100 personel Linmas.
Para personel Linmas tersebut, akan bertugas melakukan pengamanan bersama jajaran kepolisian dan aparat keamanan terkait, sejak pendistribusian logistik, pencoblosan dan saat penghitungan suara, serta pengiriman hasil pemungutan suara dari masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan, serta ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Waluyo, menyebutkan, untuk tingkat PPS di tingkat desa/kelurahan masing-masing ditugaskan sebanyak 6 anggota Linmas. Di Kabupaten Wonogiri, memiliki sebanyak 294 desa/kelurahan. Kemudian di tingkat PPK yang tersebar di 25 wilayah kecamatan se Kabupaten Wonogiri, masing-masing ditugasi sebanyak 5 orang Linmas. Selanjutnya, untuk tingkat kabupaten disiapkan sebanyak 30 personel Linmas. ”Topksi (Tugas Pokok Fungsi)-nya seperti pada Pemilu yang lalu, melakukan pengamanan dan pengawalan,” tegas Waluyo.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri, Mat Nawir, Sabtu (23/6), menyatakan, untuk Kabupaten Wonogiri jumlah PPK-nya ada sebanyak 25, ini sesuai dengan jumlah kecamatan yang ada. Kemudian jumlah PPS-nya ada sebanyak 294 di 294 desa/kelurahan se Kabupaten Wonogiri. Untuk pencoblosan pada hari H Pilgub Tanggal 27 Juni 2018, disediakan sebanyak  2.033 TPS.
Pelayanan pemilih yang mencoblos di masing-masing TPS akan dilakukan oleh 7 personel Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), yang dua orang diantaranya merupakan petugas ketertiban TPS. ”Dalam hal ini dapat dilakukan oleh personel Linmas atau pengaman dari unsur masyarakat,” tegas Mat Nawir.
Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Mat Nawir, menegaskan, segala persiapan telah dilakukan, termasuk logistiknya. ”Jumlah kekurangan logistik termasuk di dalamnya kekurangan kartu suara, telah kami mintakan ke KPU Provinsi Jateng, dan sudah dikirim sesuai permintaan,” tegas Mat Nawir. Jadwal pendistribusian logistik, telah diagendakan sesuai penjadwalan. Yakni mulai H-5 logistik didistribusikan ke PPK di 25 kecamatan se Kabupaten Wonogiri. Selanjutnya pengiriman logistik ke masing-masing PPS di tingkat desa/kelurahan, disesuaikan dengan kondisi dan situasi di masing-masing wilayah. ”Batas akhir pengiriman ke TPS diagendakan H-1,” tegas Mat Nawir.
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyerukan, agar pada hari H pencoblosan, semua pemilih dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihannya masing-masing. Jangan ada yang golput. Hal ini penting, dalam upaya mendorong agar kesertaan pemilih dalam Pilgub 2018 dapat maksimal, dan angka partisipasinya meningkat.
Kaum boro yang belum bali ke perantauan, dapat menggunakan hak suaranya pada pencoblosan Pilgub Jateng 2018, yang akan dilaksanakan Rabu (27/6) mendatang. Bupati minta kepada penyelenggara dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya secara profesional dan prosedural.
Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Mat Nawir, menyebutkan, secara nasional ditargetkan mencapai 77 persen. Bedasarkan pengalaman Pemilu yang pernah dilakukan di Kabupaten Wonogiri, angka partisipasi pemilih mencapai 67 persen. Ketua dan Anggota Panwas Kabupaten Wonogiri, Ali Mahbub dan Joko Kiswanto, menyatakan, telah dilantik 2.033 orang pengawas TPS. Hal yang perlu mendapatkan pengawasan, adalah praktik politik uang, akurasi data pemilih, pengguna hak pilih, serta netralitas penyelenggara. ”Kami juga melakukan pemetaan daerah rawan pemilihan,” tegasnya.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here