Bagikan
Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa didampingi Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) M Heri Amrulloh (kedua dari kesatu dari kiri), menyerahkan potongan tumpeng kepada Kapolres AKBP Robertho Pardede. Ini dilakukan ketika berlangsung acara doa bersama Pilgub jateng 2018 di Kantor KPU Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)
WONOGIRI – Di hari tenang menjelang hari H pencoblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri Selasa malam (26/6) menggelar doa bersama. Bersamaan itu, Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Wonogiri, mengusut laporan dugaan kasus pelanggaran kampanye di hari tenang dan praktik money politics (politik uang).
Acara doa bersama digelar di Kantor KPU Kabupaten Wonogiri, dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Edy Santosa, Ketua DPRD Setyo Sukarno, Kapolres AKBP Robertho Pardede, Dandim 0728 Letkol (Inf) M Heri Amrulloh bersama jajaran Forkompinda. Juga hadir Kepala Satpol-PP Wonogiri Waluyo dan Kepala Kantor Kesbangpol Wonogir, Sulardi bersama para pejabar utama Polres Wonogiri, pimpinan dinas serta instansi terkait, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Wonogiri pimpinan Ustadz Sutopobroto, tim sukses masing-masing Paslon beserta pengurus Parpol pengusungnya, dan Panwas Wonogiri pimpinan Ali Mahbub serta tokoh masyarakat.
Dalam gelar doa bersama terebut, Wabup Edy Santosa berkenan memotong tumpeng untuk diserahkan kepada Kapolres AKBP Robertho Pardede, dengan harapan agar pelaksanaan Pilgub Jateng 2018 di Kabupaten Wonogiri, sejak awal sampai dengan akhir, nantinya dapat berjalan aman, tertib, nyaman, damai, kondusif, dan terjauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Mat Nawir, dalam sambutannya berharap, kemenangan Pilgub pada pesta demokrasi Rabu (27/6), hendaknya jangan dipahami secara sempit terbatas sebagai kemenangan pasangan calon (Paslon) semata. ”Tapi dapat dipahami sebagai kemenangan milik seluruh warga masyarakat di Provinsi Jawa Tengah,” tegasnya.
Sementara itu, dua warga Desa Sidorejo Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, yakni I (50) dan F (65), dilaporkan melakukan dugaan pelanggaran kampanye di hari tenang dan praktik politik uang. Hari Selasa (26/6), keduanya menjalani pemeriksaan di kantor Panwas Kabupaten Wonogiri. Untuk memutuskan apakan kasus ini nantinya layak dilanjutkan ke pengadilan, masih menunggu keputusan Panwas bersama tim Gakkumdu.
Ketua Panwas Kabupaten Wonogiri, Ali Mahbub, menyatakan, masih melakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan saksi-saksi. Saat diperiksa, kedua terlapor membantah melakukan kampanye di hari tenang dan praktik money poltics. Keduanya menyatakan tidak terlibat dengan Paslon Gubernur. Kegiatan membagi-baikan uang yang dilakukan, itu tidak berkait dengan Pilgub, karena sebagai bentuk memberikan kepedulian kepada warga miskin.
Uang yang dibagikan, adalah uang zakat mall untuk diberikan kepada warga miskin. Tentang barang bukti kaos bergambar salah satu Paslon Gubernur, terlapor menyatakan lupa dari siapa yang memberinya. Saat ibu-ibu datang ke rumah terlapor, di kursi ada kaos Paslon nomor urut dua, yang ketika ada warga meminta, dipersilahkan mengambilnya.
Panwas Kabupaten Wonogiri, mengamankan barang bukti 10 kaos bergambar Paslon nomor urut 2, berikut uang yang diwadah dalam 30 amplop, masing-masing berisi lembaran Rp 50 ribuan. Bahkan terlapor memberikan pengakuan, kalau dirinya ikut peduli menambah empat amplop lagi yang berisi uang dengan nominal yang sama.
Hari Kamis (28/6) besok, Panwas bersama aparat penyidik dari Kejaksaan dan Kepolisian, akan ke Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, untuk klarifikasi terhadap saksi lain, dalam upaya melakukan proses percepatan pemeriksaan model jemput bola. Ditargetkan, pemeriksaan akan selesai Jumat (29/6). Manakala terbukti, kedua terlapor akan dijerat dengan dua pasal pelanggaran Pemilu. Yakni pasal tentang kampanye diluar jadwal, yang ancaman pidananya paling lama tiga bulan penjara dan denda paling banyak Rp 1 Juta. Berikut Pasal 18 a tentang money politik, dengan ancaman pidana kurungan paling lama 72 bulan dan denda paling banyak Rp 1 Miliar.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here