Bagikan
Kasat Narkoba Polres Wonogiri, AKP Suharjo (pegang mikropon) didampingi Camat Tirtomoyo, Kuswarno (kiri menghadap lensa), tampil memberikan penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di Balai Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Kasus penyalahgunaan narkoba di Tanah Air, kini telah berkembang menjadi permasalahan yang melilit bangsa. Sebab, tidak sekadar jumlah kasusnya yang makin hari makin banyak, tapi jaringan peredarannya pun makin meluas, telah merambah ke hampir seluruh pelosok desa di Indonesia.
Demikian ditegaskan Kasat Narkoba Polres Wonogiri, AKP Suharjo, ketika tampil menjadi nara sumber pada acara penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di Balai Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba, ini digelar dalam rangkaian kegiatan nonpisik pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke 102 Tahun 2018 di Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.
”Bahkan penyalahgunaan narkoba, kini tidak lagi mengenal usia, tempat, dan jabatan seseorang,” tegas AKP Suharjo. Adiksi atau ketergantungan terhadap narkoba, tambahnya, itu merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami ketergantungan secara fisik dan psikologis terhadap suatu zat adiktif yang terkandung dalam narkoba. Terkait ini, masyarakat bukannya tidak tahu, tapi belum memahami tentang apa itu masalah adiksi yang dialami oleh pengguna narkoba. Jika sudah terkena, sistem otak menjadi rusak dan tidak dapat sembuh. Para pengguna hanya dapat dipulihkan melalui rehabilitasi, agar dapat bangkit untuk menata kehidupannya demi menyongsong masa depan yang lebih baik.
Penyuluhan tentang dampak bahaya penyalahgunaan narkoba ini, juga menekankan tentang pentingnya upaya pencegahan peredaran narkoba, utamanya di wilayah Kabupaten Wonogiri. Camat Tirtomoyo, Kuswarno, ikut hadir dan mendampingi Kasat Narkoba AKP Suharjo, ketika menyampaikan materi penyuluhan dan sosialisasi tentang bahanya penyalahgunaan narkoba tersebut.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga masyarakat memiliki bekal pengetahuan untuk menghindarinya. Agar menjadi keluarga yang bahagia, serta lingkungannya bebas dari tindak penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi yang disinergikan dengan jajaran TNI dan Polri serta perangkat desa dan tokoh masyarakat ini, diharapkan dapat efektif dalam langkah mengantisipasi peredaran narkoba, dan membentengi warga dari tindak penyalahgunaan narkoba. Yang itu, dapat dimulai dari tampilnya sosok yang ditokohkan di masyarakat, yaitu dalam ikut serta memberikan contoh panutan dan bimbingan kepada masyarakat sekitarnya, tentang pentingnya menghindarkan diri dari bahaya penyalahgunaan narkoba dalam kehidupan keluarganya masing-masing.
Camat Tirtomoyo, Kuswarno, dalam sambutannya menyatakan, sosialisasi peyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan TMMD Reguler Ke 102 ini, akan memberikan pemahaman agar masyarakat dapat menghindarkan dari dampak buruk narkoba. Juga menjadi kiat untuk membendung peredaran narkoba yang makin hari makin meluas, agar tidak merambah ke wilayah Tirtomoyo. ”Ini penting kita pahami bersama, karena bahaya penyalahgunaan narkoba, dapat menyasar kepada siapa pun, tidak saja kepada para orang tua dan warga yang telah berusia dewasa, tapi juga dapat menyasar kepada remaja dan anak-anak kita,” jelas Camat Kuswarno.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here