Bagikan
Rektor UMS, Dr Sofyan Anif MSi saat memberikan materi di hadapan mahasiswa baru dalam kegiatan Masa Ta’aruf,

 

SUKOHARJO-Universita Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kegiatan penyambutan mahasiswa baru yang diberi tajuk Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta-PMB) 2018. Untuk penyambutan mahasiswa baru ini akan terbagi dalam 8 kloter. Kloter pertama berlangsung Senin-Selasa (23-24/7/2018) ini dengan diikuti 1.000 mahasiswa.

“Penyambutan mahasiswa baru UMS kali ini dibagi dalam delapan kloter. Kloter pertama berlangsung 23-24 Juli 2018, disusul kloter berikutnya hingga 11 Agustus mendatang,” ungkap Ir Ahmad Kholid Al-Ghofari MT, Ketua  Panitia Masta PMB UMS.

Kegiatan penyambutan mahasiswa baru di tingkat universitas ini masing-masing kloter ada 2 hari pelaksanaan dan terbagi dalam delapan kloter. Hal ini karena UMS menargetkan pada tahun ini akan ada 7.500 mahasiswa baru yang masuk.

Kholid menambahkan, setiap kloter ada 1.000 mahasiswa yang mengikuti kegiatan. Mereka semua dibagi dalam empat lokasi, yaitu 325 mahasiswa di ruang seminar lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah, 275 orang di ruang seminar lantai 5 Pasca Sarjana, 200 orang ruang seminar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) gedung C, dan 200 orang lainnya lainnya di lantai 4 Fakultas Farmasi.

Ditambahkan Kholid, penyelenggaraan MASTA-PMB 2018 ini terdiri dari beberapa tahap. Pertama, kegiatan Masta PMB Universitaria yang materinya di tingkat umum universitas. Kedua, MASTA-PMB ke-IMM-an, dan terakhir Expo Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa).

Melalui ketiga tahapan ini UMS berusaha mengenalkan apa itu Muhammadiyah, kegiatan yang ada di lingkungan UMS, hingga kegiatan yang ada di Ormawa. “Setelah di tingkat universitas selesai akan dilanjutkan ke tingkat fakultas yang kewenangannya diserahkan oleh Dekan dan Prodi,” kata Kholid.

Diungkapkan Kholid, kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa di UMS. Hal ini karena dalam mata kuliah lifeskill nantinya setiap mahasiswa mulai dari angkatan 2016 harus memiliki sertifikat mengikuti MASTA-PMB. Artinya, apabila tidak mengikuti rangkaian MASTA-PMB ini maka mereka tidak akan lulus pada mata kuliah wajib tersebut.

Masa Ta’aruf ini mengambil tema “Internalisasi Nilai Keilmuan dan Keislaman Menuju Kampus yang Memberi Arah Perubahan”. Usai mengikuti Masta ini, mahasiswa diharapkan lebih siap menjalani perkulihan di kampus UMS.

Mahasiswa baru mendapat pengarahan dan materi langsung dari Rektor UMS, Dr Sofyan Anif MSi tentang kemuhammadiyahan. Selanjutnya mereka akan mendapatkan sejumlah materi dari sejumlah dosen senior dari UMS. Puncak Masta PMB akan dilakukan pada 14 Agustus 2018.(san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here