Bagikan
Para pengurus MMS Solo Raya menggandeng Koramil-13 Pracimantoro Kodim 0728 Wonogiri, peduli memberikan bantuan air bersih kepada warga masyarakat di Dusun Mendak, Desa Petirsari, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Sebanyak 47.944 jiwa (13.712 KK) penduduk Kabupaten Wonogiri, kini dilanda kekeringan. Mereka yang kesulitan memperoleh pemenuhan air bersih ini, tersebar di 31 desa, di tujuh dari 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Hal ini berikaitan erat dengan datangnya musim kemarau puncak Bulan Agustus 2018 ini, yang mengakibatkan telaga-telaga tandon air dan bak Penampungan Air Hujan (PAH), yang selama ini mereka andalkan untuk pemenuhan kebutuhan air untuk keperluan hidup sehari-hari pada mengering.
Di sisi lain, wilayah pemukiman mereka tidak terjangkau pelayanan air ledeng pedesaan, atau ada sarana pompa air yang memanfaatkan sumber air dari dalam tanah, kondisinya rusak dan tidak dapat memberikan fungsi. Ini sebagaimana terjadi pada mesin pompa penyedot air di Luweng Songo, Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, kondisi macetnya mesin pompa kini disikapi dengan melakukan perbaikan. Teknis perbaikannya memerlukan tenaga ahli, mengingat pengambilan airnya berada di ratusan meter lubang perut bumi. Karena harus melakukan penurunan di lubang vertikal sedalam 33 Meter, dan melakukan penelusuran cara merayap pada lorong horisontal lubang gua sepanjang sekitar 200 Meter, untuk mencapai titik pengambilan air dari aliran sungai dalam tanah di dalam Gua Luweng Songo tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, Jumat (3/8), menyatakan, tujuh kecamatan yang dilanda kekeringan tersebut, terdiri atas Kecamatan Pracimantoro sebanyak 17.599 jiwa (4.877 KK) di 5 desa, Kecamatan Paranggupito sebanyak 7.562 jiwa (2.423 KK) di 8 desa, Kecamatan Giritontro sebanyak 10.653 jiwa (3.330 KK) di 5 desa, Kecamatan Giriwoyo sebanyak 2.864 jiwa (784 KK) di tiga desa.
Berikut di Kecamatan Nguntoronadi sebanyak 1.425 jiwa (358 KK) di 3 desa, di Kecamatan Eromoko sebanyak 6.199 jiwa (1.438 KK) di 4 desa, dan di Kecamatan Manyaran sebanyak 1.642 jiwa (552 KK) di dua desa. ”Totalnya sebanyak 47.944 jiwa (13.712 KK) tersebar di 31 desa di tujuh wilayah kecamatan,” jelas Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto.
Menyikapi kelangkaan air bersih yang melanda 47.944 jiwa penduduk tersebut, Koramil-13 Pracimantoro pimpinan Danramil Kapten (Cba) Budi Waluyo, menggandeng komunitas Max Militan Sejati (MMS) Solo Raya untuk memberikan bantuan air sebanyak 10 mobil tangki, yang diberikan kepada warga masyarakat Dusun Mendak, Desa Petirsari, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Camat Pracimantoro, Warsito berkata: ”Untuk mengatasi macetnya sarana pompa air bersih di Gua Luweng Songo, dibantu mesin pompa dari Bapak Dandim Wonogiri dan Bapak Danrem Surakarta.”(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here