Bagikan
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyambut kedatangan tim penilai Lomba Tertib Administrasi PKK Tingkat Nasional, (SMNet.Com/dok)

 

MAGELANG- Wali Kota Sigit Widyonindito bangga Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang terpilih menjadi salah satu wakil Jawa Tengah pada Lomba Tertib Administrasi PKK Tingkat Nasional. Kota Magelang akan bersaing dengan lima kota lain se Indonesia yang masuk nominasi lima besar.

Dia berharap bisa mendapat nilai terbaik, apalagi diketuai oleh istrinya, Yetty Biakti Sigit Widyonindito. ‘’Bagi saya, PKK adalah segala-galanya. Kegiatan PKK adalah kegiatan yang sangat strategis dan mendukung program kerja saya sebagai wali kota,’’  tegasnya.

Menurutnya, PKK sangat serius dalam membimbing dan meningkatkan ketrampilan serta kemampuan masyarakat. Dia juga  mengapresiasi kerja keras PKK dengan mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan.

‘’Untuk diketahui, PKK Kota Magelang melakukan studi banding ke daerah lain, kemarin ke Surabaya. Mungkin se-Indonesia baru kita yang memberangkatkan pengurus PKK untuk studi banding,’’ ungkap Sigit sambil menambahkan, tujuan studi banding agar kinerja PKK Kota Magelang terus maju dan baik.

Tim Penilai Lomba Tertib Administrasi PKK Tingkat Nasional, Nursila, melakukan verifikasi lapangan, kemarin.

‘’Lima kota yang masuk nominasi terbaik tingkat nasional,  salah satunya Kota Magelang. Lima kota tersebut sudah melalui seleksi administrasi mulai dari usulan di tingkat provinsi hingga penilaian di tingkat pusat,’’.

Lima kota yang masuk nominasi lima besar selain Kota Magelang adalah Kota Cirebon, Kota Balikpapan, Kota Jakarta Utara dan Kota Bukittinggi.

Nursila menjelaskan, dirinya bersama tim ditugasi untuk melakukan verifikasi di lapangan. Tujuannya untuk mengecek apakah laporan yang diterima oleh panitia sesuai dengan kondisi di lapangan atau tidak.

‘’Kadang terjadi laporannya  bagus karena dibuatkan oleh ahli, sementara di lapangan belum tepat/belum sesuai. Untuk itu kami ditugasi melakukan verifikasi di lapangan,’’ tutur Nursila didampingi dua anggota penilai lainnya, Tri Hartiningsih dan Sri Kartika.

Dia menerangkan, verifikasi lapangan dilakukan untuk mencari pemenang terbaik. Meskipun nominasi 5 besar yang lolos  merupakan terbaik dari 22 provinsi di Indonesia yang mengirimkan perwakilan PKK dari daerahnya masing-masing.

‘’Saya hanya titip pesan, bagi kota yang sudah masuk nominasi lima besar jangan hanya berhenti ketika menjadi juara. Namun  tetap harus berbenah,’’ pintanya.

Biasanya, lanjut Nursila, kota yang terpilih dalam nominasi lima besar lomba PKK tingkat nasional, akan menjadi daerah tujuan studi banding PKK terdekat.

‘’Nantinya akan banyak kelurahan dari daerah terdekat yang berkunjung. Mereka ingin belajar sehingga bisa ikut berprestasi. Tentu Kota Magelang harus bersiap juga,’’ ujarnya.

(SMNet.Com/dh)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here