Bagikan
Tim gabungan memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para pelajar yang terjaring operasi penertiban. Mereka didapati tengah mbolos dan keluyuran di tempat umum saat berlangsung jam efektif belajar.(SMNet.Com/id)
WONOGIRI – Sebelas murid SMK dan MTs di dua kecamatan di Kabupaten Wonogiri, Jumat (14/9), terjaring operasi penertiban pelajar yang dilakukan oleh tim gabungan. Mereka kedapatan mbolos keluyuran di sejumlah tempat keramaian umum, saat jam efektif belajar di sekolah. Tim gabungan yang melakukan penertiban, terdiri atas unsur Polri, TNI, Satpol-PP, dan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik).
Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede dan Kasat Binmas AKP Suwono melalui Kasuag Humas Polres AKP Hariyanto, menyatakan, razia penertiban pelajar dilakukan dalam rangkaian kegiatan patroli sambang pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), melalui teknik Door to Door System (DDS), sekaligus dipadukan dengan upaya pembinaan dan penyuluhan (Binluh), demi upaya menjaga kondusivitas wilayah. Utamanya dalam cipta Kamtibmas Operasi Nusantara, menyongsong pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
Para personel yang terlibat langsung dalam kegiatan ini, terdiri atas Brigadir Eko Hery Palawanto, Bripda Bondan Andi, bersama Untung dari Kesbangpol Kabupaten Wonogiri, Wahriyanto dari Satpol-PP dan Serda Haris serta Koptu Lois dari Kodim 0728 Wonogiri. Sasarannya, melakukan penertiban para pelajar yang mbolos dan keluyuran di tempat-tempat umum selagi berlangsung jam pelajaran di sekolah. Hasilnya, menemukan sebanyak 11 murid di Kecamatan Jatipurno dan Kecamatan Jatisrono yang mbolos sekolah. Terdiri atas 4 siswa SMK di Kecamatan Jatipurno dan 7 siswa MTs di Kecamatan Jatisrono.
Oleh Tim Gabungan yang melakukan razia penertiban, kesebelas murid tersebut diberikan pembinaan, agar tidak mengulangi perbutannya. Kepada mereka diberikan pengarahan, agar sebagai murid rajin belajar dan bersikap disiplin, serta tidak mbolos sekolah. Seusai pembinaan, mereka diserahkan ke pihak sekolah dan diberitahukan kepada masing-masing orang tuanya, agar mendapatkan pengawasan dan pembinaan lanjutan, demi tujuan kebaikan bagi nasib mereka dalam menyongsong masa depannya.
Pada kesempatan lain, juga dilakukan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada 60 mahasiswa baru Akademi Perawat (Akper) Giri Satria Husada Wonogiri. Ini diberikan bersamaan dengan agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang tengah dilakukan oleh Akper. Tampil memberikan materi penyuluhan Kanit Kamsa Ipda Edi Santosa, dengan materi pencegahan penanggulangan radikalisme dan intorelansi, penggunaan ponsel secara bijaksana untuk tujuan positif, upaya menghindari hoak dan ujaran kebencian, serta masalah Keamanan Keselamatan Ketertiban Kelancaran Berlalulintas (Kamseltibcarlantas).
Dari Kecamatan Bulukerto, Kapolsek AKP Kukuh Wiyono, memimpin pengamanan tempat ibadah dalam mendukung upaya memakmurkan masjid, sekaligus patroli pencegahan antisipasi kemunculan tindak kriminalitas, dan penanggulangan ganguan Kamtibmas, sebagai upaya mewujudkan situasi yang aman, damai, tenteram dan kondusif.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here