Bagikan
Personel Polsek, Koramil, Pamong Desa bersama warga masyarakat, melakukan evakuasi mayat wanita yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Keduwang, Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Masyarakat Dusun Banjaran Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Rabu siang (26/9), digemparkan oleh temuan mayat wanita yang mengapung di aliran Sungai Keduwang. Saat pertamakali ditemukan oleh penjaring ikan, Sutarno (45), kondisi mayat itu dalam posisi telungkup, sisi punggungnya menyembul terlihat mengapung di permukaan sungai.
Sutarno, adalah warga asal Dusun Taman Wetan RT 3/RW 1 Desa Wiroko, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

Sehari-hari mencari nafkah sebagai penjaring ikan di sungai. Saat menjaring ikan di Sungai Keduwang, dia ditemani Agus Purwanto (38) penjala ikan dari Lingkungan Ngemplak RT 1/RW 14 Kelurahan dan Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Kedua pencari ikan ini, mendadak curiga ketika melihat ada sesuatu yang menyembul mengapung di permukaan sungai. ”Saya dekati ternyata mayat,” jelas Sutarno. Temuan ini, kemudian diberitahukan ke warga sekitar sungai. Oleh warga, temuan mayat di sungai ini dilaporkan ke Kepala Dusun (Kadus) Banjaran, Sri Mulyani, yang kemudian melaporkan ke Polsek Sidoharjo.

Menyikapi laporan ini, Kapolsek Sidoharjo AKP Sumitro bersama jajarannya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan. Ini dilakukan bersama pamong desa dan Tim Medis dari Puskesmas Sidoharjo serta Tim Inafis Polres Wonogiri. Ikut membantu pula personel TNI dari Koramil Sidoharjo. Hasil pemeriksaan, tidak menemukan indikasi kekerasan yang mengarah pada tindak pembunuhan.
Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas Polres AKP Hariyanto, menyatakan, dari langkah penanganan, diketahui mayat tersebut adalah Turtin Susilowati (58) warga Lingkungan Gempol RT 1/RW 2, Kleurahan Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri.

Mewakili pihak keluarga korban, Agus Wahyu Saptono, kepada polisi menyatakan, mayat tersbut adalah kakaknya, yang sejak Minggu (23/9) meninggalkan rumah. Semasa hidupnya, korban hidup sendirian dan mengalami keterbelakangan mental. Seusai pemeriksaan, mayat korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(SMNet.Com/bp) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here