Bagikan
Kepala BP2MK Dikbud Jateng Wilayah III Suarakarta, Jasman Indradno, didampingi Kepala Dikbud Wonogiri, Siswanto, (kesatu dan kedua dari kanan) membuka Coaching Clinic Basketball Jr NBA di GOR Giri Mandala Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Sebanyak 2.225 orang guru olahraga se Solo Raya, Kamis (11/10), mengikuti pelatihan Coaching Clinic Basketball yang diberikan oleh Jr National Basketball Association (NBA) Academic Indonesia 2018. Upacara pembukaan pelatihan para calon instruktur olahraga basket di sekolah ini, digelar di Gedung Olahraga (GOR) Giri Mandala Kabupaten Wonogiri. Dibuka resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Jateng, yang diwakili Kepala Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah III Surakarta, Dr Jasman Indradno MSi.

Ikut hadir memberikan sambutan singkat, Bupati Wonogiri yang diwakili Kepala Dikbud Wonogiri, Siswanto, dan pimpinan Team Coach Jr NBA Asia, Natalia Andre Jade Leitao. Kepada seluruh hadirin, Natali (demikian panggilan Natalia Andre Jade Leitao), mengajak menyerukan teriakan yel-yel ”Sukes” yang ditirukan seluruh hadirin dengan disertai tepuk tangan dua kali, dan teriakan ”Yes” disertai tepuk tangan satu kali secara meriah. Acara ini dihadiri pula Kapolres Wonogiri yang diwakili Kapolsekta Wonogiri AKP Surono, Dandim 0728 Wonogiri yang diwakili Pasipers Kapten (Inf) Prahwoto.

Kepala BP2MK Wilayah III Surakarta, Jasman Indradno, menyatakan, melalui Coaching Cinic basket ini, diharapkan dapat menjadi sarana memasyarakatkan olahraga basket kepada para murid SD, SMP, SMA dan SMK serta SLB. ”Sekaligus mencari bibit unggul calon pemain basket potensial dari berbagai jenjang pendidikan formal di sekolah, untuk didorong menjadi pemain kelas dunia,” jelasnya.

Di Jateng, pelatihan yang diberikan dan dibiayai oleh Jr NBA ini, digelar di enam lokasi. Terdiri atas Semarang, Pati, Wonogiri, Magelang, Banyumas dan Tegal. ”Untuk yang di Wonogiri ini, merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan di Jateng,” ujar Jasman Indradno. Pesertanya, terdiri para guru olahraga dari Kabupaten Klaten, Sragen, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri dan dari Kota Solo.

Tindak lanjut dari pelatihan ini, dari Jr NBA Asia nantinya akan melakukan monitoring ke sekolah-sekolah, melalui kegiatan School Visit serta melakukan pendampingan pembelajaran olahraga basket secara berkelanjutan. Diharapkan, para guru olahraga yang mengikuti pelatihan Coaching Clinic, ini nantinya dapat melakukan pembelajaran kepada para siswa-siswinya di sekolah secara terprogram dan fokus, agar kelak mampu melahirkan bibit unggul pemain basket.
Jr NBA, merupakan program pengembangan usia dini para calon pemain basketball. Yang di Tanah Air Coaching Clinic Baskeball Tahun 2018 ini, merupakan program yang kelimakalinya dari Jr NBA Asia.

Program Jr NBA Tahun 2018 ini, diharapkan akan menjangkau lebih dari 12.000 anak laki-laki dan perempuan menjadi peserta School Clinic di sekitar 200 sekolah, untuk dibina intensif menekuni cabang olahraga bola basket. Yang tindak lanjutnya, nanti akan dilakukan Selection Camp, dan puncaknya adalah National Training Camp, di mana akan dipilih 8 anak laki-laki dan 8 perempuan, untuk dijadikan sebagai All-Stars Jr NBA Indonesia 2018. Para pemain yang unggul ini, kelak akan menikmati NBA Experience ke luar negeri bersama dengan Jr NBA All-Stars dari negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

Program pembalajaran se Solo Raya yang dilaksanakan di GOR Girimandala Wonogiri, ini diawali pendalaman tentang dasar-dasar bola basket, dan mempelajari pentingnya nilai inti dari Jr NBA, yaitu tentang STAR, yang mencakup sikap sportif (Sportsmanship), kerjasama tim (Teamwork), sikap positif (positive Atitude), dan menghargai sesamsa (Respect).(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here