Bagikan
Ketua PB NU Wonogiri, Mubarok (kanan), bersama Kasubag Humas Polres Wonogiri AKP Hariyanto (kiri) dan Paur Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono (tengah).(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Seluruh lapisan masyarakat, diserukan agar tidak terpengaruh dengan pemberitaan tentang kasus buku merah Polri. Seruan ini, disampaikan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kabupaten Wonogiri, Mubarok, menyikapi kemunculan buku merah Polri yang menjadi perbincangan hangat masyarakat, karena viral di media sosial (Medsos). Khususnya mengenai pemberitaan yang menduga Kapolri Jenderal Tito Karnavian, yang dalam buku bersampul merah tersebut, disebut-sebut ikut terlibat dalam aliran dana kasus korupsi import daging yang melibatkan Basuki Hariman.

Masalahnya, tandas Mubarok, ke depan bangsa Indonesia memiliki agenda sangat penting, yang memerlukan peran besar Polri, yaitu tugas mengamankan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak. Yakni Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilu DPD, dan Pemilihan Presiden (Pilpres), yang diagendakan pada Tanggal 17 April 2019 mendatang. ”Saya mengajak semua masyarakat, agar tidak terpengaruh dengan pemberitaan-pemberitaan Polri yang ada di Indonesianleaks,” tegasnya.

Ketua PBNU Kabupaten Wonogiri, Mubarok, berharap agar keluarga besar Polri, supaya fokus untuk bagaimana mengamankan proses Pemilu serentak yang akan digelar di Tanah Air tersebut. Sebagai event pesta demokrasi bangsa Indonesia, Pemilu serentak yang akan pertamakalinya dilakukan di Nusantara tersebut, menjadi momentum penting dalam kehidupan demokrasi berbangsa dan bernegara. Pemilu serentak 2019 mendatang, hendaknya dapat terselenggara dengan aman dan tenteram, serta terjauhkan dari hal-hal yang negatif. Hal ini penting untuk diwujudkan, demi stabilitas negara dan terciptanya situasi yang kondisif, agar tidak berdampak pada goyahnya perikehidupan dalam kita berbangsa dan bernegara, termasuk terjaga stabilitas di bidang perekonomian bangsa.

Upaya mewujudkan situasi yang kondisif, aman dan tenteram, itu akan menjadi modal dalam mewujudkan Pemilu serentak di Tanah Air. Pemilu serentak 2019, adalah pesta demokrasi bangsa dalam memilih figur pemimpin, yang akan membawakan kemajuan dan kesejahteraan Indonesia. Mubarok, menyerukan, adanya sinergitas langkah yang perlu didukung oleh semua elemen bangsa, termasuk para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar Polri bersama aparat keamanan terkait yang lain.

Ketua PBNU Wonogiri, Mubarok, mengajak semua komponen bangsa, dapat saling memberikan dukungan kepada Polri, dalam turut serta membangun sinergitas kebersamaan anak bangsa. Tujuannya, supaya pelaksanaan pesta demokrasi nasional Pemilu serentak Tahun 2019 mendatang, dapat berjalan lancar, tertib, aman, nyaman dan sukses, serta terjauhkan dari hal-hal kekacauan yang dapat mengancam goyahnya sendi-sendi kerukunan dalam berbangsa dan bernegara.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here