Bagikan
PENGHARGAAN: Dirjen Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI, Doktor Ir Bondang Tiara Sofian MSi menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah siswa terbaik Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (PDK) SMA Taruna Nusantara, Sabtu (13/10).

Tahun 2024 Dipimpin Tokoh Pilihan

MAGELANG – Indonesia pada 100 tahun HUT Kemerdekaan RI atau tahun 2024 akan dipimpin

orang-orang pilihan. Tokoh pilihan dimaksud adalah orang-orang yang saat sekarang sedang

digembleng di sekolah-sekolah unggulan.

Dirjen Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI, Doktor Ir Bondan Tiara Sofian MSi

mengatakan hal itu di sela-sela upacara penutupan Pendidikan Dasar Kedisiplinan dan

Kepemimpinan Siswa Kelas X angkatan XXIX SMA Taruna Nusantara (SMA TN) Magelang, Sabtu

(13/10). Acara itu diikuti 361 pelajar SMA TN yang telah selesai mengikuti pendidikan

dasar selama tiga bulan.

Dikatakan, pendidiikan dasar kedisiplinan dan kepemimpinan merupakan salah satu bagian

dari tahapan pembentukan kepribadian dan karakter siswa yang biasa disebut sebagai tahap

adaptasi dan inisiasai atau penyemaian nilai-nilai bagi setiap siswa baru SMA TN. Pada

tahap itu untuk sementara sengaja diputus komunikasi siswa dengan keluarga. Dengan tujuan

melatih siswa mampu segera mandiri dan menyesuaikan diri, serta memiliki kemampuan

interaksi sosial yang baik sebagai dasar untuk menerima nilai-nilai baru dalam rangka

membangun kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan sebagai calon kader pembangunan bangsa yang

berakhlak mulia, berintegritas, dan berkarakter. ”Berwawasan kejuangan, kebangsaan dan

kebudayaan Indonesia untuk terwujudnya kemajuan dan kejayaan bangsa Indonesia,” katanya.

Disebutkan, kelak ketika 100 tahun kemerdekaan negeri ini, pelajar SMA TN itu umurnya

sekitar 43-44 tahun. Usia sekian itu merupakan adalah puncak karier masa pengabdian

mereka. Kalau di birokrat rata-rata di eselon III. Sehingga ketika dia melihat anak-anak

itu mentalnya kuat dan pintar karena mereka sudah diseleksi, dia percaya bahwa Indonesia

berada di tangan terbaik. ”Ramalan IMF dan World Bank tahun 2024 akan tercapai, minimal

Indonesia menjadi negara terbesar ke tujuh dunia,” katanya.

Dia juga bangga melihat pola pendidikan di SMA TN yang menggembleng pelajarnya di bidang

knoledge-nya, keterampilannya, dan mental spiritualnya. Menurut dia ketiga hal itu memang

harus terus diasah. Apalagi di sana ada tambahan pengetahuan berupa berbagai kegiatan

seperti drum band. Semua keterampilan dan kegiatan sosial menjadikan pelajar SMA TN mampu
berkomunikasi dengan baik. ”Semangat berjuangnya tidak ada menyerahnya,” imbuhnya.

Sementara itu ketika ditanya apakah lulusan sekolah itu kelak mampu menjadi pemimpin

negeri yang besar ini, dia mengakui tidak bakal mencukupi. Oleh karenanya dia berharap

ada sekolah sejenis SMA TN yang ikut berkembang dari sekarang. Sekolah itu tidak

tergantung dana pemerintah, tetapi swadaya.

Maka, kalau ada pihak yang mau membangun sekolah seperti SMA TN patut didukung. Setahu

dia sudah ada SMA Presiden dan SMA Kebangsaan yang pola pendidikannya seperti SMA TN.

”Jumlah penduduk Indonesia 265 juta tidak cukup kalau hanya mengandalkan lulusan SMA

TN,” imbuhnya. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here