Bagikan
MANUAL: Pemadaman kebakaran dilakukan secara manual lantaran mobil pemadam kebakaran tidak bisa mendekat ke lokasi.

Kebakaran Hutan Sering Terjadi

MAGELANG – Kebakaran hutan di wilayah Kabupaten Magelang beberapa kali terjadi dalam dua bulan terakhir ini. Kalau sebelumnya terjadi kebakaran di Gunung Sumbing, kini terjadi kebakaran di sisi barat Gunung Merbabu tepatnya di atas Basecamp Thekelan-Wekas, Pakis, Minggu (14/10) sekitar pukul 16.30.

Kepala BPBD Edy Susanto dalam keterangan persnya menyebutkan, sekitar pukul 16.30 terpantau adanya titik api di sisi barat Gunung Merbabu. Petugas Taman Nasional Gunung (TNG) Merbabu telah melakukan pemadaman namun apinya yang besar menjadikan upaya pemadaman mengalami kesulitan. Sehingga api belum dapat dipadamkan.

Sehubungan dengan itu TNG Merbabu meminta bantuan kepada instansi terkait, relawan dan masyarakat untuk melakukan pemadaman pada Senin (15/10). Kapolres AKBP Hari Purnomo dan Dandim Letkol Arm Kukuh Dwi Antono menuju ke lokasi kebakaran Senin siang (15/10). ”Ini saya mau naik Gunung Merbabu bersama Dandim untuk memadamkan api kalau masih ada,” tutur Kapolres.

Sebelumnya terjadi kebakaran hutan di Gunung Sumbing, wilayah Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, yang terjadi pada Senin (8/10) sekitar pukul 10.00. Awal diketahuinya terjadi kebakaran, petugas perhutani atau mandor mendapat laporan dari Ketua LMDH Desa Sukomakmur, Jahro. Dilaporkan terjadinya kebakaran hutan di Petak 1-5.

Sehari kemudian terjadi kebakaran hutan di lahan Gunung Sumbing yang letaknya di perbatasan Desa Dampit – Mangli, Petak 2B di wilayah Desa Ngemplak, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Selasa (9/10) pukul 11.00. Penyebab kebakaran seluas dua hektare itu diduga dibakar oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Mulanya sekitar pukul 11.00 terpantau titik api dari Dampit, akibatnya kurang lebih dua hektare lahan terbakar. Pada pukul 13.00 dilaksanakan upaya pemadaman api secara manual oleh petugas Polsek Windusari, Perhutani, beserta masyarakat setempat. Berhubung lokasi kebakaran di lereng yang cukup terjal, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto menyebutkan, tahun 2015 ada kebakaran hutan pada 5 September 2015, dengan dampak 50 hektare lahan terbakar. Tahun 2016 dan 2017 tidak ada. Untuk tahun ini terjadi kebakaran pada bulan September dan Oktober. (ach)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here