Bagikan
Gara-gara api tungku yang bekobar, membakar ludes rumah beserta seluruh isi harta benda milik Nenek Giyem di Dusun Ngrotorejo, Desa Kepuhsari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Gara-gara api tungku, telah membakar ludes rumah beserta isi harta benda milik Nenek Giyem (75), warga Dusun Ngrotorejo RT 1/RW 7, Desa Kepuhsari, Kecamatan Manyaran (40 Kilometer arah barat daya Kota Wonogiri). Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede dan Kapolsek Manyaran Iptu Abu Bakar Sidiq, melalui Kasubag Humas Polres AKP Hariyanto, menyatakan, kebakaran ini berlangsung Minggu siang (21/10).

Kepala Dusun Ngrotorejo, Tukino (62), dan Saksi Tukiman (50) warga Ngrotorejo, menyatakan, siang itu Nenek Giyem tengah memasak di dapur menggunakan tungku berbahan bakar kayu. Tatkala api sudah dinyalakan, Nenek Giyem beranjak ke depan rumah untuk bekerja membersihkan emperan dan halaman depan. Karena terlena bekerja di depan, dia lupa akan nyala api di tungku dapur. Betapa kagetnya, ketika melihat rumahnya tahu-tahu sudah terbakar. Diduga, api tungku di dapur telah merembet membakar tumpukan jerami dan tandon kayu bakar, yang kemudian berkobar membakar ludes rumah beserta seluruh isinya.

 

Warga yang melihat rumah Nenek Giyem terbakar, kemudian beramai-ramai memberikan pertolongan dan melaporkan kebakaran ini ke pamong desa dan ke Polsek Manyaran. Personel Polsek bersama anggota Koramil Manyaran, ikut membantu pemadaman. Upaya pemadaman, terkedala karena di lokasi tidak tersedia air. Api cepat berkobar, karena ada tiupan angin dan rumah terbangun dengan bahan kayu dan anyaman bambu yang mudah terbakar. Untuk meminta bantuan mobil pemadam kebakaran pun, jaraknya begitu jauh karena berada di pusat ibukota Kabupaten Wonogiri. Warga yang memberikan pertolongan pemadaman, terbatas menggunakan alat tradisional pentungan dan gepyokan, demi pamrih agar tidak meluas membakar rumah-rumah yang berada di sekitarnya.(SMNet.Com/bp) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here