Bagikan
Koordinator Grab Magelang, Satria Wingwiryawan menyerahkan dana kepada Ketua PMI Kota Magelang Margono untuk disalurkan kepada korban gempa Palu dan Donggala, Selasa siang (23/10)

Komunitas Grab Bike Galang Dana untuk Korban Gempa

MAGELANG – Sebagai bentuk kepedulian atas bencana yang terjadi di Palu dan Donggala, sejumlah komunitas Grab Bike di Magelang mengadakan penggalangan dana. Dana yang terkumpul diserahkan ke PMI Kota Magelang, Selasa siang (23/10).

Koordinator Grab Bike Magelang, Satria Wingwiryawan kemarin menuturkan, dana yang diserahkan ke PMI sebesar Rp 3.244.400. Uang sejumlah itu hasil pengumpulan dana yang dilakukan di sela-sela kegiatan car free day (CFD) Rindam IV/Diponegoro Magelang, sehari sebelumnya. Dalam penggalangan dana melibatkan Komunitas Grab Bike Magelang Centre, Magelang Barat, Magelang Timur, Magelang Utara dan Borobudur Raya.

Kegiatan itu merupakan inisiatif anggota komunitas Grab Bike Magelang dan didukung penuh oleh Manajemen Grab Magelang. ”Kegiatan ini adalah inisiatif dari komunitas Grab Bike Magelang yang sangat menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dan bentuk dari kepedulian kami terhadap korban gempa Palu dan Donggala,” katanya.

Manager Grab Bike  Jateng dan DIY Jaka Wiradinata menambahkan, hasil penggalangan dana yang dilakukan satu hari saja cukup besar jumlahnya. Dana yang terkumpul itu sengaja disalurkan ke PMI Kota Magelang supaya bisa segera diserahkan ke korban gempa Palu dan Donggala. ”Harapan kami dana itu bisa turut membantu meringankan beban korban gempa Palu dan Donggala,” katanya.

Dia menambahkan, Grab merupakan salah satu platform O2O yang paling sering digunakan di Asia Tenggara. Organisasi itu menyediakan layanan kebutuhan sehari-hari bagi para pelanggan. Dalam bentuk perjalanan, makan, pengiriman barang, dan pembayaran menggunakan dompet digital.

Dia yakin bahwa setiap masyarakat di Asia Tenggara harus mendapatkan keuntungan dari ekonomi digital. Perusahaan itu memberikan akses untuk layanan transportasi yang aman dan terjangkau, layanan pesan antar makanan dan barang, serta layanan pembayaran mobile dan finansial. Saat ini Grab menyediakan layanan di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja. ”Untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi www.grab.com,” katanya.

Kepedulian terhadap korban gempa itu menyusul terjadinya gempa bumi tektonik yang terjadi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9). Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 17.02 itu dengan skala 7,7 M dan kedalaman 10 km. Akibatnya gempa bumi itu dirasakan di Donggala, Palu, Mapaga, Gorontalo dan Poso, Majene dan Soroako, Kendari, Kolaka, Konawe Utara, Bone, Sengkang, Kaltim dan Kaltara, Makassar, Gowa, dan Toraja. (ach)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here