Bagikan
Seorang petugas sedang menata laptop untuk tes CPNS, (SMNet.Com/dh)

 

MAGELANG– Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang berlangsung di Gedung Wiworo Wiji Pinilih Kota Magelang, Jumat (26/10), gagal dilaksanakan dan ditunda hingga pertengahan November 2018. Hal yang sama juga untuk tes hari kedua yang berlangsung Sabtu (27/10). Penyebabnya karena terjadi gangguan teknis.

Rencananya ujian CPNS akan dilaksanakan pada 15-16 November 2018.  Tes CPNS itu  diiikuti ribuan peserta dari berbagai daerah khususnya yang melamar menjadi pegawai di Pemkot Magelang.

Koordinator Tim Komputer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional 1 Yogyakarta, Suratini membenarkan terjadi kendala teknis. Hal ini membuatnya harus menunda pelaksanaan ujian yang rencananya berlangsung dua hari di Kota Magelang.

‘’Memang terjadi kendala teknis, maka kami putuskan tes  ditunda agar pelaksanaan ujian lebih siap lagi,’’ katanya kemarin.

Da mengaku tidak tahu pasti kenapa masalah teknis terjadi. Apalagi persiapan di lokasi ujian sudah dilakukan sejak tiga hari sebelumnya. Bahkan, dua hari sebelum tes dilaksanakan pihaknya sudah tinggal di Kota Magelang untuk menyiapkan segala sesuatunya.

‘’Jadwal tes diundur 15-16 November mendatang. Untuk jadwal tes sesi tarakhir yang Kabupaten Purworejo juga diundur ke 16 November dari sedianya pada 27 Oktober. Kendala dan pengunduran ini sudah kami sampaikan ke peserta,’’ ungkapnya.

Gagalnya pelaksanaan tes membuat para peserta yang sudah datang ke lokasi sejak pagi  merasa kecewa. Terlebih, tidak sedikit yang datang dari luar kota untuk mengikuti tes di sesi pertama pukul 08.00-09.30 WIB.

Ela Ernawati (35) asal Bogor yang mendapat jadwal ujian sesi pertama. Wanita berjilbab ini mengaku, baru tiba di Kota Magelang pada Jumat (26/10) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Pemberitahuan pun dirasanya sangat mendadak, yakni Rabu (24/10) malam.

‘’Pemberitahuan jadwal tes mendadak dan saya sampe Magelang jam empat pagi. Eh taunya tes tidak jadi, karena kesalahan teknis. Tentu saya agak kecewa,’’ tuturnya.

Ela mengambil sisi positifnya dari kejadian ini. Dia memiliki waktu lebih panjang lagi untuk mempersiapkan diri.

‘’Positifnya saya bisa persiapan lagi agar lolos. Setelah ini saya langsung pulang ke Bogor,’’ ungkap guru honorer yang mengambil formasi umum CPNS Pemkot Magelang.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono mengemukakan, persoalan teknis ini menjadi ranah BKN sebagai penyelenggara tes CPNS. Pihaknya sendiri hanya ketempatan tempat saja.

‘’Urusan di dalam gedung, seperti komputer beserta jaringannya, materi tes dan lainnya jadi urusan BKN. Pemkot Magelang hanya tempat dan memfasilitasi kenyamanan peserta di luar gedung,’’ terangnya. (SMNet.Com/dh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here