Bagikan
Wabup Edy Santosa (kiri), tampil membacakan jawaban Bupati Wonogiri atas pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Wonogiri. Ini disampaikan dalam rapat paripurna Dewan.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menegaskan, pengelolaan APBD Tahun 2019 memberlakukan tata kelola keuangan yang mengedepankan anggaran berbasis kinerja. Yaitu tata kelola model money follow program, atau anggaran mengikuti program. Bukan anggaran mengikuti tugas pokok fungsi (Tupoksi), dan memakai prinsip dasar arus belanja yang efektif dan efisien.

Penegasan Bupati ini, Rabu (31/10), disampaikan secera tertulis yang kemudian dibacakan oleh Wakil Bupati (Wabup) Edy Santosa, dalam rapat paripurna DPRD Wonogiri. Rapat digelar dengan agenda pemberian jawaban Bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi, dihadiri oleh 29 dari 45 anggota dan dipimpin Ketua Setyo Sukarno. Ikut mendampingi Wakil Ketua Dekik Suhardono, Basriyono dan Sunarmin, serta Sekretaris Dewan Gatot Siswoyo. Hadir Kapolres AKBP Robertho Pardede bersama jajaran Forkompinda, Sekda Suharno beserta para pimpinan dinas dan instansi, serta para camat se Kabupaten Wonogiri.

Langkah rasionalisasi dan pemangkasan anggaran demi mewujudkan money follow progam, dilakukan dengan mengedepankan orientasi pada belanja yang efektif dan efisien. Ini dimaksudkan sebagai langkah yang fokus dalam mendukung program dan kegiatan, untuk mewujudkan pembangunan sesuai dengan visi dan misi Kepala Daerah. Yang itu telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), utamanya pada prioritas panca program unggulan Kabupaten Wonogiri. ”Untuk meningkatkan kualitas program dan kegiatan, maka pada Tahun 2019, anggaran belanja yang masih berorientasi birokrasi, dialihkan menjadi belanja publik yang pro-masyarakat.

Prioritas Panca Program Pembangunan Kabupaten Wonogiri, dimulai pada Tahun 2016 dan akan dilakukan sampai Tahun 2021. ”Yang setiap tahunnya, dilakukan evaluasi terhadap sejauh mana realisasi pencapaiannya, untuk dapat digunakan sebagai penentuan penganggaran tahun berikutnya,” tegas Wabup Edy Santosa, sembari menyebutkan, bahwa saran untuk mendorong penuntasan prioritas Panca Program akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
 
Seperti pernah diberitakan, ada tujuh anggota DPRD yang sebelumnya menyampaikan pemandangan umum atas nama fraksi, dalam menyikapi penyampaian nota keuangan Bupati atas Raperda tentang APBD Kabupaten Tahun 2019. Mereka terdiri atas Titik Sugiyarti sebagai juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Tinggeng (Fraksi Partai Demokrat), Jati Waluyo (Fraksi Partai Gerindra), Haryoto (Fraksi PKN), Yekti Dewi Retno Basuki (Fraksi PAN), Paryanti (Fraksi Partai Golkar), dan Dwi Hatmoko (Fraksi PKS).

Usai membacakan jawaban Bupati yang dicetak dalam 10 lembar kertas folio, Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno kemudian menyatakan, untuk pembahasan lebih lanjut akan dilakukan pada rapat-rapat di Badan Anggaran (Banggar) dan di Komisi Anggaran. Sebelum kelak pada Hari Jumat (9/11) medatang, diagendakan akan dibawa ke rapat paripurna, untuk dilakukan penetapan persetujuannya.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here