Bagikan
Ketua DPRD Wonogiri, Setyo Sukarno, menandatangani Raperda APBD Tahun 2019. Disaksikan Bupati dan Wakil Bupati (kedua dan kesatu dari kiri), serta para Wakil Ketua DPRD (berdiri berjejer di sisi kanan).(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Pola penyerapan dana APBD Tahun 2019, diharapkan tidak lambat di awal dan cepat di akhir tahun anggaran. Dilakukan secara proporsional, dalam gerak yang berimbang dan kontinyu, dengan tetap berpedoman pada peraturan perundangan, serta mampu melahirkan efek positif dalam rangka menggerakkan roda pembangunan daerah.

Demikian dikemukakan juru bicara Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Wonogiri, Lambang Purnomo, Jumat (9/11), ketika menyampaikan sikap akhir dalam rapat paripurna DPRD Wonogiri, terhadap nota keuangan Bupati atas Raperda APBD Tahun 2019. Rapat paripurna diikuti 31 dari 45 anggota Dewan, dipimpin Ketua DPRD Setyo Sukarno, didampingi Wakil Ketua Dekik Suhardono, Sunarmin dan Basriyono.

Ikut hadir Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Wakil Bupati Edy Santosa, jajaran Forkompinda, Sekda Suharno beserta para pimpinan dinas dan instansi, para camat dan pejabat terkait lainnya. Kecuali Lambang Purnomo, ada enam anggota DPRD yang tampil menyampaikan sikap akhir. Yakni Jarmono selaku juru bicara Fraksi PKS, Yokanan Supriyanto (Fraksi PDI Perjuangan), Marhendi Indriatmoko (Fraksi Partai Demokrat), Heru Sukoco (Fraksi Partai Golkar), Sardi (Fraksi PAN), dan Suparmo selaku juru bicara Fraksi Persatuan Kebangkitan Nasional (FKN) yang merupakan koalisi PPP, PKB dan Partai Nasdem.

Di awal rapat, tampil Sekretaris DPRD Wonogiri, Gatot Siswoyo, menyampaikan laporan Badan Anggaran (Banggar) tentang hasil pembahasan Raperda tentang APBD Tahun 2019. Untuk pendapatan semula dalam rancangan sebesar Rp 2,055 triliun lebih bertambah Rp 273 miliar lebih, sehingga menjadi Rp 2,328 triliun lebih. Belanja semula Rp 2,115 triliun lebih, bertambah menjadi Rp 2,423 triliun lebih dengan jumlah defisit Rp 94,622 miliar. Pembiayaan semula Rp 60 miliar menjadi Rp 94,622 miliar lebih.

Juru bicara Partai Golkar DPRD Wonogiri, Heru Sukoco, berharap agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola Pendapatan Aseli Daerah (PAD), sesuai regulasinya dapat memaksimalkan semua SDM-nya. Yakni dengan melakukan langkah-langkah konkret dalam memungut retribusi daerah. ”Sehingga mampu mendapatkan PAD melebihi target,” tegasnya.

Fraksi Partai Demokrat, melalui juru bicaranya Marhendi Indriatmoko, berharap, realisasi APBD Tahun 2019 agar dapat dilaksanakan tepat waktu. ”Sehingga kebijakan yang muaranya kepada masyarakat, benar-benar dapat dirasakan,” tandasnya. Juru bicara Fraksi PAN, Sardi, menegaskan, masing-masing OPD dapat melaksanakan percepatan pelaksanaan program kegiatan dan penyerapan anggaran, sesuai dengan perundang-udangan yang berlaku. ”Sehingga keterlambatan tidak akan terjadi seperti tahun-tahun yang lalu,” ujarnya.

Tujuh fraksi di DPRD Wonogiri, sepakat memberikan persetujuan agar Raperda APBD Tahun 2019 dapat segera diajukan untuk dievaluasi Gubernur. Terkait ini, kemudian dilakukan penandatangan oleh Ketua DPRD Setyo Sukarno dan Bupati Joko Sutopo. Ikut mendampingi Wakil Bupati Edy Santosa bersama para Wakil Ketua DPRD, yakni Dekik Suhardono, Sunarmin dan Basriyono.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here