Bagikan
Anggota Polsek Ngadirojo Polres Wonogiri bersama warga, melakukan evakuasi mayat yang ditemukan tewas seperti orang tidur di musala depan pompa bensin Kaliampo Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Seorang pria, Senin siang (12/11), ditemukan tewas dalam posisi seperti orang tidur di musala depan pompa bensin yang terletak di Dusun Kaliampo RT 1/RW 2, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Temuan ini, sempat menggemparkan umat Islam yang waktu itu akan menjalani ibadah salat dhuhur berjamaah.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede dan Kapolsek Ngadirojo AKP Budiyono, melalui Kasubag Humas Polres Kompol Hariyanto, menyatakan, dari hasil penanganan di lokasi kejadian, terkuak identitas korban yang meninggal di musala tersebut. Yakni Triyono (30), pria asal Dusun Kaliampo RT 1/RW 2, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Keterangan dari lokasi kejadian menyebutkan, Senin siang (12/11), Saksi Mulyono (34) dari Dusun Gedawung RT 3/RW 6, Desa Pondok, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, berusaha membangunkan korban yang tidur di musala. Mulyono, adalah karyawan SPBU atau pompa bensin yang berlokasi di seberang jalan depan musala. ”Dia suka tidur di musala ini,” jelas Mulyono kepada petugas.

Karena siang itu akan dipakai salat dhuhur berjamaah, maka Mulyono berupaya membangunkannya. Namun beberapakali digoyang, agar terbangun dari tidurnya, ternyata tidak memberikan respon. Bersama dengan Saksi Yatimin (40), warga asal Dusun Kenteng RT 1/RW 2, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Mulyono, kemudian mengamati secara seksama dan ternyata orang yang dikira tidur tersebut, telah dalam keadaan tidak bernapas.

Temuan ini, segera dilaporkan ke pamong desa dan diteruskan ke Polsek Ngadiorjo. Personel Polsek Ngadirojo bersama tim medis dari Puskesmas, segera mendatangi musala untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan. Hasil pemeriksaan menyebutkan, orang tersebut sudah dalam keadaan tewas. Petugas yang memeriksa, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak penganiyaan atau pembunuhan. Diduga, dia tewas karena terkena serangan jantung. Pihak keluarga menuturkan ke petugas, bahwa semasa hidupnya korban mengidap penyakit jantung.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here