Bagikan
DEKLARASI: Relawan Gerakan Masyarakat Bela Jokowi (Gemar Bejo) dideklarasikan di Magelang, Sabtu (17/11)

MUNGKID – Deklarasi Nasional Relawan Gerakan Masyarakat Bela Jokowi (Gemar Bejo)

dilakukan di sebelah Candi Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang, Sabtu siang (17/11). Tema kegiatan itu adalah mengapa Jokowi harus memimpin dua periode.

Salah satu saudara dekat Jokowi, Agus Supriyanto, yang hadir dalam acara itu mengatakan, gerakan masyarakat bela Jokowi itu agar Jokowi bisa memimpin lagi. Kalau Jokowi bisa memimpin selama dua periode, maka pembangunan akan berlanjut. Harapan itu, kata adik dari ibunya Jokowi ini, demi masyarakat Indonesia. ”Target kita pertama menang, disusul kepandaian, dan ada keberanian,” katanya.

Selanjutnya Ketua Rakyat Adat Indonesia Romo Samin menambahkan, untuk mewujudkan sebuah harapan harus mentheng (fokus), njinggleng, dan mentheleng. Semuanya harus diselesaikan dengan tajam mata dan telinga, serta menggunakan ruh atau nyawa kita yang tak pernah mati. ”Badan bisa mati dan 50 tahun lagi kita tidak bisa bertemu lagi. Tapi kita tinggalkan Indonesia yang sejati, yang penting tinggalkan pahala, dan Pancasila dipahami sebagai Pancasila,” katanya.

Suku se-Indonedia ada sekitar 1.200 suku. Sebelum ada Indonesia, di negeri ini ada 637 kerajaan dan kesultanan. Mengapa Jokowi suka mempersatukan pakaian adat, menurut dia, itu ruh dan nyawa Jokowi yang bicara. Nyawa Jokowi milik Allah untuk menjalankan amanat rakyat. ”Rakyat yang punya kedaulatan, maka kedaulatan di tangan takyat,” imbuhnya.

Prestasi

Ketua Umum Gemar Bejo, Wing Mahareny, mengatakan, selama ini Jokowi sudah menerapkan aturan yang benar. Misalnya saja dalam pengurusan jual beli dan sertifikasi tanah. Tetapi kenyataan di lapangan masih banyak kendala akibat kurang terdukung oleh personel yang mumpuni.

Prestasi yang dicapai Jokowi dalam pembangunan infrastruktur sudah bisa dilihat hasilnya.
Maka, lanjutnya, kalau Jokowi bisa memimpin lagi dan semua aturan diterapkan dengan baik, akan terwujud sesuai standar pelayanan yang baik. ”Kita punya kepentingan untuk anak cucu,” imbuhnya.

Sejauh ini sudah dibentuk Gemar Bejo di 20 provinsi. Selain itu di Singapura dan Hongkong juga sudah terbentuk. ”Kami menjadi wadah pendukung Jokowi yang masih terserak,” katanya.

Direktur Komunikasi Tim Kampanye Jokowi-Makruf Daerah Jateng, Yogyo Susaptoyono, menilai sudah sepantasnya Jokowi melanjutkan memimpin negeri ini untuk masa kepemimpinan lima tahun ke depan. Lima tahun pertama meletakkan dasar pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat. Lima tahun berikutnya adalah pemantapan dari kerja nyata yang telah dicapai. ”Masyarakat sekarang sudah bisa melihat apa yang menjadi hasil kerja Jokowi. Empat tahun berjalan hasil kerjanya sudah terlihat,” katanya.

Pengurus Gemar Bejo Kudus, Juwahyuni alias Juwek, yang hadir dalam acara itu menyatakan, dengan dilakukannya deklarasi Gemar-Bejo menunjukkan keinginan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi. Sebab pola kepemimpinannya sederhana dan menyenangkan. ”Tidak banyak bicara tapi banyak kerja,” katanya.

Sementara itu menurut Sekjen Gemar Bejo, Roni Guci, kini se-Indonesia sudah hampir 700 ormas pendukung Jokowi. (ach)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here