Bagikan
FOTO SELFIE: Caleg DPR RI Dapil Jateng VI, Abdul Kadir Karding, berfoto selfie dengan caleg dan tim sukses Kabupaten Magelang dan Purworejo, Senin petang (10/12).

MAGELANG – Caleg DPRD dan Tim Sukses PKB untuk Pileg dan Pilpres 2019 dibekali cara memenangkan pertarungan politik. Pembekalan yang diikuti 150 orang dari Kabupaten Magelang dan Purworejo itu dilaksanakan di Hotel Ning Tidar Magelang, Senin petang (10/12).

Anggota DPR RI dari PKB, Yanuar Prihatin, mengajarkan berbagai cara untuk meraih kemenangan pada pemilu mendatang. Pemateri Ali Ansori memberikan pengarahan gambaran umum dan target kemenangan. Para peserta ternyata termotivasi untuk berjuang demi kemenangan politik pada perhelatan tahun depan. ”Semula saya berfikir bagaimana caranya bisa memperoleh suara yang banyak. Setelah mendapat motivasi, saya jadi berfikir bagaimana agar bisa menang,” kata salah satu peserta Abdul Rachman.

Caleg DPR RI Daerah Pemilihan Jateng VI (Kabupaten/Kota Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo), Abdul Kadir Karding, yang hadir dalam acara itu mengatakan, kegiatan itu untuk memotivasi caleg dan tim sukses agar memiliki semangat bertempur. Tujuan lain untuk menyamakan persepsi sekaligus cara-cara memenangkan pileg maupun pilpres mendatang. ”Tim dilatih untuk melampaui target, membangun isu, serta membangun serangan darat yang efektif dan produktif,” katanya.

Disebutkan, pemilu mendatang beda dengan sebelumnya. Karena pemilu mendatang ada pileg dan pilpres. Maka butuh kerja sama dan fokus demi kemenangan.
Salah satu perhatiannya terhadapĀ  pemilih berusia tua dan kaum milenial.

Menurut perkiraan dia pemilih di seluruh Indonesia 40 persen milenial. Karakter milenial cenderung apatis. Oleh karenanya perlu mendorong pemilih milenial tidak golpout dan mau menggunakan hak pilihnya.

Disebutkan, tahun lalu PKB melakukan simulasi cara mencoblos. Dia tidak tahu tahun ini mampu apa tidak, karena banyaknya jumlah pemilih. Sejalan dengan itu tergantung survei internal partai seperti apa, perlu simulasi apa tidak.

Dia menuturkan, caleg yang bisa banyak mendapat pemilih adalah yang rajin turun ke target mikro. Tidak boleh sekadar beramai-ramai datang menemui orang. Sekarang harus fokus dari rumah ke rumah dan mikro target. Sebab kebutuhan satu orang dengan yang lain beda.

Sasaran setiap orang sudah harus dipetakan, tidak boleh hantam kromo. (ach)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here