Bagikan
Dalam kasus penanganan sindikat pencurian kayu hutan, jajaran Polsek Eromoko bersama Polres Wonogiri, kini mengamankan kayu Sono Keling yang diangkut truk dengan tujuan untuk dijual ke Yogyakarta.(SMNet.Com/bp)

WONOIRI – Sindikat kasus pencurian kayu hutan, berhasil dibongkar oleh jajaran Polsek Eromoko pimpinan Kapolsek Iptu Anom Prawbowo bersama Reskrim Polres Wonogiri pimpinan Kasat Reskrim AKP Aditia Mulya Ramadhani. Berkaitan ini, telah ditangkap 5 orang tersangka berikut disita barang bukti sebanyak 115 glondong kayu Sono Keling hasil pencurian dari tanaman hutan, yang tengah diangkut truk akan dijual ke wilayah Kabupaten Gunungkidul, DI Yogakarta.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kapolsek Eromoko Iptu Anom Prabowo serta Kasat Reskrim AKP Aditia Mulya Ramadhani, melalui Kasubag Humas Polres Kompol Hariyanto, Selasa (1/1), menyatakan, kecuali mengamankan barang ukti sebanyak 115 glondong (potongan kayu bulat) Sono keling, juga diamankan dua truk terdiri atas truk berplat nomor AD 1574 HR dan truk berplat nomor AD 1586 QG, serta dua buah gergaji tangan atau segrek.

Upaya membongkar kasus sindikat illegal logging ini, diawali adanya laporan dari Saksi Tugiman (46), warga Dusun Selorejo RT 1/RW 1, Desa Tubokarto, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Pria kelahiran Wonogiri Tanggal 5 Ferbuari 1972 ini, sehari-hari bekerja sebagai Karyawan Perhutani. Pada Kamis pagi (27/12), Tugiman bersama dengan 2 Mandor Hutan temannya, yakni Kusnanta (45) dan Sukisno (51), melaksanakan patroli rutin di kawasan hutan Petak 62-A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Eromoko, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Baturetno.

Lokasi Petak 62-A berada di Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri. Saat datang di tempat, trio petugas hutan ini menemukan beberapa tonggak kayu Sono Keling bekas ditebang secara ilegal, dan banyak mendapati  potongan rantingnya di hutan tersebut. Temuan ini segera dilaporkan ke Polsek Eromoko. Sabtu siang (29/12), Polsek Eromoko mendapatkan informasi terjadi pengangkutan kayu Sono Keling, ini segera dikoordinasikan dengan Reskrim Polres Wonogiri dan melakukan pengejaran serta berhasil menghentikannya di Dusun Bulurejo, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul.

Truk tersebut dikemudikan Tri Joko mengangkut kayu tanpa dilengkapi dengan surat. Kepada petugas, Tri Joko mengaku hanya sebatas disuruh oleh Sujiyono yang berperan sebagai perantara, karena kayu itu berasal dari Sugiyanto (pembeli). Kasus ini, melibatkan pula dua tersangka lain yang berperan sebagai pengangkut kayu curian dari hutan, yakni Sukijo dan Surahmin.

Disebutkan, masih ada sejumlah nama yang ikut terlibat dalam kapasitasnya sebagai penebang. Menyikapi hal ini, jajaran Polsek Eromoko bersama Polres Wonogiri, masih terus melakukan pendalaman. Utamanya terhadap enam tersangka lain yang disebut-sebut ikut terlibat, dan kini masih dalam pengejaran. Para tersangka, akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here