Bagikan
Pimpinan Ponpes Mambaul Hikmah yang juga Ketua MUI Wonogiri, KH Abdul Aziz Mahfuf (berpeci putih), menerima kunjungan silaturahmi Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati (kedua dari kiri) bersama rombongan.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikmah Kalikatir, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wonogiri, siap mendukung tugas Polri. Demikian dikemukakan Pimpinan Ponpes Mambaul Hikmah, KH Abdul Aziz Mahfuf yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Wonogiri, ketika menerima kunjungan Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati. ”Saya sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Manba’ull Hikmah Kalikatir Selogiri Wonogiri, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Kapolres atas kunjungannya di Pondok Pesantren ini,” ujar Gus Aziz seraya menyatakan, akan mendukung tugas Polri dalam upaya menciptakan situasi di wilayah Wonogiri aman, damai dan kondusif, dengan berpedoman NKRI harga mati.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Senin (7/1), melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Hikmah di Dusun Kalikatir, Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Ini dilakukan sekaligus untuk memperkenalkan diri, terkait keberadaan AKBP Uri Nartanti Istiwidayati sebagai Kapolres Wonogiri yang baru, menggantikan Kapolres lama AKBP Robertho Pardede yang pindah tugas menjadi Kapolres Kebumen.

Turut serta mendampingi Kapolres, Kasat Intel AKP Sihono, Kasat Binmas AKP Surono, Kasat Sabhara AKP Suyono, dan Kapolsek Selogiri AKP Dirodo. Kedatangannya diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Mambaul Hikmah KH Abdul Azis Mafuf atau Gus Aziz. Kapolres minta doa restu agar dapat amanah menjalani tugasnya sebagai pimpinan institusi kepolisian di Polres Wonogiri.

Silaturahmi untuk memperkenalkan diri, dan sekaligus menjalin hubungan keakraban dan kekerabatan antara umara dengan ulama. Hal ini sesuai dengan makna silaturahmi (shilah ar-rahim) yang dibentuk dari kata shilah dan ar-rahim. Yakni shilah berasal dari washala-yashilu-wasl(an) wa shilat(an), artinya adalah hubungan. Adapun ar-rahim atau ar-rahm, jamaknya arhâm, yakni rahim atau kerabat. Asalnya dari ar-rahmah (kasih sayang), yaitu orang-orang yang saling berkasih sayang. Syariat memerintahkan, agar kita senantiasa menyambung dan menjaga hubungan kerabat (shilah ar-rahim).(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here