Bagikan
Para relawan siaga bencana bersama Koramil dan Polsek, tampil memprakarsai kerja bakti massal bersama pamong desa dan masyarakat serta unsur terkait lainnya di lokasi bencana tanah longsor.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Diguyur hujan deras berkepanjangan, telah menyebabkan terjadinya bencana tanah lonsgor di Dusun Gosong, Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro (70 Kilometer arah timur Kota Wonogiri). Bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa, tapi bangunan tembok talud permanen milik Larto (41) di RT 3/RW 5, Dusun Gosong, ambrol sepanjang 25 Meter dengan kondisi parah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, Minggu (20/1), menyebutkan, volume bangunan tembok talud yang ambrol memanjang 25 Meter dengan ketinggian 7 Meter. Guna melakukan penanganan darurat sebagai awal upaya pemulihan, telah dilakukan gotong royong kerja bakti massal di lokasi longsoran. Ini dilaksanakan demi mengamankan bencana longsor susulan yang mengancam rumah hunian pemiliknya.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kapolsek Kismantoro Iptu Bambang Suripto, melaui Kasubag Humas Polres Kompol Hariyanto, menyatakan, bencana tanah longsor tertsebut berlangsung Sabtu sore (19/1), bersamaan turunnya hujan deras. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, menambahkan, guna membantu korban bencana tanah longsor, Minggu (20/1) dilakukan kerja bakti massal di lokasi bencana.

Agenda kerja bakti massal ini, melibatkan para relawan siaga bencana dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan dari Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Wonogiri, bersama jajaran Polsek dan Koramil Kismantoro, aparat kecamatan, pamong desa dan warga masyarakat. Ikut terlibat pula para Relawan Peduli Kismantoro (RPK), Komunitas Relawan Independen (KRI), generasi muda Banser dan jajaran terkait lainnya.

Para peserta kerja bakti massal, fokus melakukan kegiatan pemulihan, sekaligus mengupayakan pengaturan terasering tanah,  pemasangan trucuk patok dari galah bambu, pemasangan karung berisi tanah untuk membuat tanggual penahan, serta mengupayakan pengalihan aliran air dari lokasi longsoran. Bambang Haryanto berkata: ”Tujuannya agar ketika turun hujan deras lagi, tidak berdampak pada meluasnya volume longsoran.” Bersamaan itu, dari BPBD telah pula memberikan bantuan logistik kepada korban.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here