Bagikan
Para relawan siaga bencana bekerja keras dan basah kuyup kehujanan. Ironisnya, tak seorang pun pengendara yang terjebak kemacetan, yang peduli ikut membantu untuk menyingkirkan pohon guna membuka akses jalan yang macet.(SMNet.Com/bp) memacetkan akses Wonogiri-Pacitan.

WONOGIRI – Hubungan darat antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Pacitanjan (Jatim), macet karena badan jalan terhalang pohon hutan yang roboh. Kejadian ini berlangsung Selasa pagi (22/1), bersamaan dengan hujan turun. Dampaknya, telah menyebabkan pohon tanaman tegakan hutan jenis Sonokeling, roboh melintang jalan. Lokasinya di Kilometer 25, tepatnya di area Hutan Gunung Pegat, Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.

”Arus lalu lintas macet, ada pohon tumbang menutup seluruh badan jalan. Baik itu arus lalu lintas yang datang dari arah Wonogiri maupun dari arah Pacitan,” ujar Narto. Oleh warga Dusun Kepuh Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, kejadian pohon tumbang yang melintang jalan ini, segera dilaporkan pamong desa dan diteruskan ke Polsek Nguntoronadi.

Laporan yang sama juga disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapaten Wonogiri. Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, menyatakan, telah mengirimkan relawan siaga bencana dari brigade Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. ”Langsung dilakukan penanganan,” tegasnya.

Pohon Sono Keling yang tumbang melintang jalan tersebut, merupakan tanaman tegakan (inti) hutan di Petak 41 A area Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gebang, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonogiri. Kejadiannya berlangsung Selasa pagi (22/1) pukul 08.00. Tidak ada korban jiwa, sebab saat pohon itu tumbang, kebetulan tidak ada kendaraan yang melintas.

Langkah penanganan di lokasi Gunung Pegat, dilakukan bersama personel Polsek dan anggota Koramil Nguntoronadi, pamong desa dan warga masyarakat. Personel Polsek Nguntoronadi terdiri atas Aiptu Sukar, Bripka Umar Jamzani, Brigadir Edi Wiyanto dan Brigadir Andi Suryatmoko. Oleh relawan siaga bencana dari TRC-BPBD Kabupaten Wonogiri, segera dilakukan pemotongan dahan, ranting dan pohon yang tumbang, untuk kemudian digotong ke arah pinggir. Tujuannya, agar akses hubungan darat antarprovinsi yang macet, segera terbuka kembali. ”Alhamdullah, sudah langsung dapat kita tangani dengan cepat, dan kemacetan dapat segera diatasi, sekarang sudah terkondisikan kembali lancar,” tegas Bambang Haryanto.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here