Bagikan
Mewakili Kapolres Wonogir, Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani memberikan penjelasan kepada awak media, terkait dengan langkah pembongkaran kubur wanita korban gagal abrosi. Pembongkaran dilakukan di Makam Hasan Munadi, Dusun Pohsawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jatim.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Kubur seorang wanita muda berinisial NA (22), yang diduga tewas karena gagal menjalani abrosi gelap, Rabu siang (23/1), dibongkar oleh aparat kepolisian. Yakni oleh jajaran Satuan Reskrim Polres Wonogiri bersama tim forensik Dokes Polda Jateng. Disebut-sebut, praktik aborsi ilegal yang menwaskan korban, itu dilakukan di salah sebuah hotel di Kecamatan Purwantoro (50 Kilometer arah timur Kota Wonogiri).

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti dan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani, melalui Kasubag Humas Polres Kompol Hariyanto, menyatakan, korban dikenal sebagai pekerja sarang burung walet, asal Dusun Pohsawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Saat diketahui kondisinya kritis, pada waktu lewat tengah malam di salah satu kamar hotel tersebut, kemudian dia dilarikan ke Puskesmas Purwantoro. Namun karena kondisinya parah, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit di Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Walau demikian, jiwanya tidak dapat diselamatkan. Kematian korban, berlangsung pukul 23.30 Rabu (19/1), dan saat itu juga korban langsung dimakamkan.

Baru belakangan, pihak orang tua korban yang merasa curiga melihat indikasi kejanggalan penyebab kematiannya, kemudian melaporkan ke Polsek Purwantoro, sesuai dengan locus delicty-nya di Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Laporan disikapi oleh Kapolsek Purwantoro, Iptu Aris Joko Narimo, yang kemudian dikoordinasikan dengan Polres Wonogiri. Menyikapi ini, Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, segera memerintahkan jajaran Sat Reskrim untuk turun tangan, melakukan penanganan berkoordinasi dengan Polsek Purwantoro.

Ditambahkan oleh Paur Suag Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, buntut dari penanganan tersebut, Rabu (23/1), polisi kemudian melakukan bongkar makam. Ini dilakukan untuk kepentingan outopsi, guna menemukan penyebab kematian korban. Korban dikubur di Makam Hasan Munadi, Dusun Pohsawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Upaya pembongkaran makam korban, dilakukan bekerjasama dengan jajaran Polsek Badegan dan Polres Ponorogo Polda Jatim.

Terkait kasus ini, polisi menahan sepasang suami istri, berinisial HR (49) dan SR (34) untuk menjalani pemeriksaan. Hal ini terkait dengan peranannya, yang disebut-sebut sebagai pihak yang menyarankan korban untuk melakukan aborsi, yang juga sekaligus bertindak sebagai penjual obat penggugur kandungan ilegal.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here