Bagikan
Dampak dari ulah mengamuk yang dilakukan Wiji Winarno, menyebabkan kaca di ruang tamu rumah Ny Menik pecah dan pecahannya berserakan ke lantai.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Wiji Winarno (39), warga Kampung Semanggi RT 4/RW 6, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, ditangkap jajaran Sat Reskrim Polres Wonogiri pimpinan Kasat Reskri AKP Aditya Mulya Ramadhani. Penangkapan pria kelahiran Surakarta 4 Januari 1980 ini, berkaitan dengan ulahnya yang mengamuk dan melakukan pengerusakan rumah Ny Menik (50) di Lingkungan Jatibeduk RT 2/RW 3, Kelurahan Punduhsari, Kecamatan Manyaran (45 Kilometer arah barat daya Kota Wonogiri).

Rabu pagi (6/2), Wiji Winarno datang ke rumah korban dengan menembakkan senjata genggam jenis air shofgun dan mengamuk dengan senjata celurit. Beruntung Ny Menik dan anaknya yakni Iin Karlina (30), segera melarikan diri dari rumah untuk bersembunyi ke rumah tetangganya. Sehingga selamat dari ancaman tembakan dan amukan clurit tersangka. Mengapa dia mengamuk, masih dalam penyelidikan petugas. Tapi diduga, dia mengamuk karena berupaya menagih utang.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani melalui Paur Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, Rabu (6/2), menyatakan, penangkapan tersangka dilakukan dengan mendasarkan pada laporan bernomor: LP/B/ 02 /II/2019/Jateng/Res.Wi/Sek. Manyaran, tanggal 6 Februari 2019. Laporan disampaikan Ny Menik, berkaitan dengan amukan Wiji Winarno yang main tembak dan telah merusak rumahnya. Tersangka kini ditahan di Mapolres Wonogiri, untuk menjalani pemeriksaan. Disebut-sebut, saat mengamuk, Wiji Winarno dalam keadaan mabuk karena mengonsumsi pil koplo. ”Terkait info pil koplo, itu masih akan dilakukan tes urine,” jelas Aipda Iwan Sumarsono.

Kepada petugas, Ny Menik dan IIn Karlina, menyatakan, Rabu pagi (6/2) pukul 07.30, berdua berada di ruang makan. Kemudian datang Wiji Winarno, yang serta merta masuk rumah mencari Iin Karlina dengan menembakkan senjata air shofgun bawaannya sebanyak 5 kali. Namun tembakannya meleset, tidak mengenai sasaran, karena Ny Menik dan Iin Karlina lari untuk bersembunyi ke rumah tetangga. Mengetahui keduanya lari, Wiji Winarno berusaha mengejar dengan mengeluarkan celurit. Karena pelaku kehilangan jejak, maka ganti mengamuk merusak rumah Ny Menik, yakni dengan memecahkan kaca ruang tamu dengan celuritnya. Menjadikan kaca pecah di tiga titik, dan pecahannya berserakan ke lantai ruang tamu.

Menyikapi amukan tersangka, Ny Menik dan Iin Karlina, dengan diantar tetangganya, melaporkan kejadian ini ke Polsek Manyaran. Kapolsek Manyaran Iptu Abu Bakar Sidik, segera melakukan koordinasi dengan Polres Wonogiri, untuk melakukan penangkapan pelaku. Tidak berselang lama, Satreskrim Polres Wonogiri yang dipimpin AKP Aditya Mulya Ramadhani, berhasil menangkap pelaku, dan mengamankan senjata air shofgun beserta celuritnya.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here