Bagikan
Joko Susilo ditangkap polisi sebagai tersangka pelaku kasus perampokan di Toko Rahayu, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka pelaku perampokan di Toko Rahayu, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri. Uang hasil rampokan, disimpan di almari rumah orang tua tersangka. Hal ini terungkap, setelah tersangka pelakunya ditangkap oleh jajaran Polsek Batuwarno bersama Tim Resmob Unit Sat Reskrim Polres Wonogiri pimpinan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani.

Jumat (8/2), Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kapolsek Batuwarno Iptu Wartadi, melalui Paur Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, menyebutkan, tersangka pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) di Toko Rahayu adalah Joko Susilo (46), warga asal Dusun Gembuk RT 1/RW 5, Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri. Untuk menjalani pemeriksaan, tersangka kini ditahan di Mapolres Wonogiri, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan di Kantor Polsek Batuwarno.

Seperti pernah diberitakan, Toko Rahayu milik Nur Rahayu (48) di Dusun Rembun RT 1/RW 5, Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno (50 Kilometer arah tenggara Kota Wonogiri), Rabu sore (6/2) telah dirampok. Perampoknya mengenakan jaket dan helm hitam, datang dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun warna merah tanpa dilengkapi dengan plat nomor kendaraan. Nur Rahayu dianiaya oleh perampoknya, sebelum kemudian merampas paksa uang yang berada di toko. Akibat penganiayaan tersebut, Nur Rahayu dilarikan ke rumah sakit Wonogiri.

Menyikapi kasus Curat di Toko Rahayu ini, jajaran Polsek Batuwarno berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Wonogiri pimpinan Kasat Reskrim AKP Aditya Mulya Ramadhani, kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian. Bersamaan itu, juga meminta keterangan dari para saksi. Hasilnya, menemukan inidikasi tentang tersangka pelakunya yang masih warga se desa tapi beda dusun. Rabu malam (6/2), tersangka ditangkap di rumahnya untuk dibawa ke Kantor Polsek Batuwarno.

Awal pemeriksaan, tersangka bungkam ketika ditanya uangnya disimpan dimana. Tapi belakangan, dia mengaku bahwa uang hasil rampokan disimpan di almari di rumah orang tuanya. Pengakuan tentang uangnya disimpan di mana ini, disampaikan tersanhgka Joko Susilo pada Kamis sore (7/2). Dia akhirnya mengakui segala perbuatan yang dilakukan, dan menyatakan menyesali perilakunya tersebut. ”Uangnya saya bungkus pakai kantong plastik warna hitam dan saya sembunyikan di almari milik orang tua saya,” ujar tersangka Joko Susilo. ”Di mana rumah orang tuamu ?” tanya petugas dan dijawab Joko Susilo: ”Di Dusun Sambeng, Desa Watu Agung, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri.”

Atas pengakuannya ini, tersangka kemudian dikeler menuju ke Dusun Sambeng, Desa Watu Agung, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, untuk menunjukkan almari tempat penyimpanan uang rampokan. Ketika dilakukan penghitungan, uang hasil merampok tersebut berjumlah Rp 10.220.000,-. Saat ini, uang tersebut diamankan untuk kelengkapan barang bukti.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here