Bagikan
Kasatnarkoba Polres Wonogiri AKP Suharjo (kanan), melakukan interogasi kepada Tedy, salah satu dari pemuda Solo yang diindikasikan melakukan pesta sabu-sabu di kamar hotel di Kota Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Dua orang pemuda asal Solo, Minggu dinihari (10/2), diamankan oleh jajaran Satnarkoba Polres Wonogiri pimpinan Kasat Narkoba AKP Suharjo, karena diindikasikan melakukan pesta sabu malem mingguan bersama dua teman wanitanya di sebuah kamar hotel di wilayah Kecamatan Wonogiri Kota.

Upaya mengamankan dua pemuda Solo tersebut, dilakukan dalam rangka melaksanakan Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) dan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD), sebagaimana diinstruksikan Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati. Yaitu meningkatkan patroli malam ke sejumlah tempat yang dinilai rawan tindak kejahatan dan kriminalitas, termasuk tempat yang diindikasikan berpotensi untuk pesta sabu-sabu dan penyalahgunaan narkoba.

Terkait dengan pelaksanaan Harkamtibmas dan KKYD itu, Tim Satnarkoba Polres Wonogiri menemukan dua pemuda yang mengaku bernama Tedy (23) dan Joko (22), keduanya warga asal Jebres, Kota Surakarta. Dari informasi masyarakat, kedatangan kedua pemuda tersebut diindikasikan akan melakukan pesta sabu di kamar hotel untuk acara weekend malem mingguan akhir pekan, bersama dua wanita muda. Polisi yang memperoleh informasi ini, segera mengatur strategi untuk melakukan penggrebekan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Suharjo bersama jajarannya dengan melibatkan Kanit Resnarkoba Polres Wonogiri Ipda Purwanto.

Duet pemuda asal Kota Bengawan tersebut, diketahui menginap di Kamar Nomor 113 salah sebuah hotel di Kota Wonogiri. Saat digrebek, Joko mengaku hanya sekadar diminta untuk menemani Tedy menagih utang ke Wonogiri. Tapi petugas tidak langsung percaya pada pengakuannya, dan kemudian melakukan penggeledahan ke kamar mandi. Hasilnya, petugas menemukan barang bukti serbuk sabu-sabu yang diwadah dalam klip kantong plastik yang disembunyikan di closet toilet kamar hotel. Petugas juga menemukan peralatan bong tabung kaca lengkap dengan pipa penyedotnya, yang lazim dipakai untuk fasilitas pesta atau mengonsumsi sabu-sabu. Juga diamankan barang bukti dua buah korek api gas. Dua wanita muda yang diduga dikencani untuk menemani Tedy dan Joko, buru-buru kabur meninggalkan lokasi, ketika mengetahui ada penggrebekan yang dilakukan polisi.

Ketika dilakukan penggrebekan pada waktu dinihari tersebut, petugas juga memeriksa urine kedua pemuda tadi, dan menemukan hasil positif sebagai pengguna narkotika golongan satu bukan tanaman yakni jenis sabu. Yang tindakannya tersebut melanggar Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor: 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika. Yang ancaman hukumannya pindana penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun, pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Sebagaimana pernah diberitkan, Bulan Januari 2019 jajaran Satnarkoba Polres Wonogiri, sebelumnya telah menangkap 6 orang tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba. Perinciannya, 4 orang sebagai tersangka penyalahgunaan sabu-sabu dan 2 orang lainnya menyalahgunakan obat terlarang daftar G sebagai sediaan farmasi ilegal.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here