Bagikan
KPU Kabupaten Wonogiri membuka stand Posko di Rumah Kreatif Jatibeduk, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri. Ini dilakukan bersamaan dengan event keramaian jajan durian, untuk mensosialisasikan Pemilu serentak 2019.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk keperluan pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak Tahun 2019, telahj ditetapkan. Meski demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri kini masih membuka Posko pendaftaran untuk menjemput calon pemilih. Ini dilakukan, utamanya untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, tapi keberadaannya masih kesingsal karena belum terdaftar sebagai pemilih.

Kepada para calon pemilih yang masih kesingsal karena belum terdaftar, diupayakan dapat dilayani melalui pendataan model menjemput pemilih melalui masing-masing Posko pendaftaran terdekat. Untuk selanjutnya dapat dicatat dan didata dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), atau masuk pada Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Untuk kepentingan ini, KPU Kabupaten Wonogiri, membuka Posko di 25 kecamatan dan di 294 desa/kelurahan se Kabupaten Wonogiri.

Menurut Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi, dalam Pemilu serentak Tanggal 17 April 2019 nanti, terdapat 3 jenis pemilih. Pertama, pemilih yang telah terdaftar dalam DPT. Kedua, pemilih yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya di tempat asal, karena alasan tertentu dan kemudian menggunakan hak pilihnya di TPS lain dengan kategori masuk dalam DPTb. Ketiga, pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT maupun DPTb, namun mempunyai identitas kependudukan yang dibuktikan dengan KTP-Elektronik atau Surat Keterangan, yang keberadaannya masuk kategori dalam DPK.

Berkaitan dengan event keramaian jajan durian di Rumah Kreatif Jatibeduk, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Kamis (14/2), KPU Kabupaten Wonogiri juga membuka Posko pendataan DPK dan DPTb.  Di keramaian event jajan durian tersebut, KPU Kabupaten Wonogiri yang dibantu para relawan demokrasi, juga berupaya mensosialisasikan Pemilu serentak 2019 kepada masyarakat, disertai penyampaian pesan-pesan tentang pentingnya Pemilu di Indonesia. Kegiatan ini dilakukan, dengan disertai penyampaian pengenalan dini tentang bentuk surat (kertas) suara, berikut tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilu 2019. ”Kami dari KPU Kabupaten Wonogiri berharap, dengan dibukanya Posko di seluruh desa dan kelurahan, tidak ada masyarakat yang merasa tidak terfasilitasi atas informasi tahapan Pemilu Tahun 2019,” tegas Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi.

Saat mensosialisasikan tahapan Pemilu 2019, salah seorang relawan demokrasi, Bagus, menjelaskan, kelak pada hari H pencoblosan Tanggal 17 April 2019, kepada para pemilih diberikan 5 jenis kertas (surat) suara. Yakni surat suara warna hijau untuk pemilihan DPRD Kabupaten/Kota, warna biru untuk DPRD Provinsi, warna kuning untuk DPR-RI, warna merah untuk DPD-RI dan warna abu-abu untuk Presiden-Wakil Presiden. Dari lima surat suara tersebut, yang dilengkapi foto hanya pada surat suara untuk Pilpres dan DPD-RI.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here