Bagikan
Sosialisasi UN dan USBN tahun ajaran 2018/2019, digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan ini, dipaparkan kiat mengantarkan siswa meraih prestasi.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Prestasi siswa tidak dapat diraih secara instan. Tapi harus diperjuangkan melalui proses pembelajaran yang terprogram, dengan dilandasi penanaman tiga pilar sikap karakter murid. Yakni sikap disiplin, jujur dan santun.

Demikian dikemukakan oleh Kepala SMP Negeri 1 Jatisrono, Tjutjuk Widodo, Senin (8/4), saat memberikan paparan tentang kiat keberhasilan mengantar para muridnya beprestasi dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Pemaparan pengalaman mengantarkan sukses murid meraih prestasi UN, ini disampaikan Tjutjuk Widodo pada kesempatan sosialisasi UN dan Ujian Sekolah Bertaraf Nasional (USBN) jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs dan pendidikan kesetaraan Paket A dan Paket B.

Acara ini digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri, dibuka resmi oleh Wakil Bupati Edy Santosa yang didampingi jajaran Forkompinda. Pada pelaksanaan UN Tahun 2017/2018 yang lalu, ada 14 murid Kelas 9 SMP Negeri 1 Jatisrono yang meraih nilai 10. ”Mereka mendapatkan hadiah Rp 14 juta dari Bapak Bupati,” tutur Tjutjuk Widodo. Pengalaman yang dilakukan di SMP Negeri 1 Jatisrono, pembelajaran bagi para murid Kelas 9,erprogram sejak awal tahun. Untuk menghadapi UN, para murid diberikan les tambahan belajar dan dilakukan berulangkali uji coba atau try out.

Program pembelajaran dengan fokus penguatan kecerdasan demi kiat peningkatan prestasi siswa ini, dikemas melalui pembangunan karakter yang disinergikan dengan visi dan misi sekolah. Ini dikondisikan secara optimal, dibarengi dengan pembimbingan peningkatan kecerdasan emosional dan spiritual. ”Semua dapat terwujud, karena mendapatkan dukungan penuh dari orang tua siswa, guru dan peran aktif sekolah,” tegas Tjutjuk Widodo.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Wonogiri, Siswanto, menyatakan, untuk pelaksanaan UN jenjang SMP/MI tahun 2017/2018, Wonogiri berhasil masuk 10 besar di tingkat Provinsi Jateng. Kemudian USBN jenjang SD/MI, Kabupaten Wonogiri berada di peringkat 8 besar di tingkat Provinsi Jateng. Ada 5 SMP di Kabupaten Wonogiri yang berpretasi, yakni SMP Negeri 1 Wonogiri, SMP Negeri Sidoharjo, SMP Negeri Purwantoro, SMP Negeri 2 Wonogiri dan SMP Negeri 1 Jatisrono. Kemudian lima besar capaian nilai rata-rata nilai rata-rata USBN jenjang SD di tingkat Wonogiri, terdiri atas SD di Kecamatan Jatisrono, SD di Kecamatan Sidoharjo, SD di Kecamatan Girimarto, SD di Kecamatan Jatipurno dan SD di Kecamatan Selogiri.

Sosialisasi UN dan USBN tingkat Kabupaten Wonogiri ini, diikuti oleh segenap unsur dari komunitas jajaran pendidikan di jenjang SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Wonogiri. Jumlah SMP dan MTs di Kabupaten Wonogiri ada sebanyak 143 sekolah dengan jumlah murid yang akan mengikuti UN sebanyak 13.354 anak. Mereka akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebanyak 10.321 anak di 100 sekolah. Kemudian yang mengikuti Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) ada sebanyak 3.033 siswa di 43 sekolah. Untuk jenjang pendidikan SD/MI ada 13.686 siswa di 819 sekolah/madrasah. Kemudian yang UN melalui pendidikan kesetaraan untuk Paket A sebanyak 17 siswa, Paket B (144 siswa) dan Paket C sebanyak 421 siswa.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here