Bagikan
Kapolsek Jatipurno Iptu Edi Hanranto (kedua dari kiri) memimpin jajarannya untuk mengawal dan mendanpingi Tim Uji Lab yang melakukan penyelidikan terhadap kasus pencemaran kandang ayam yang diprotes warga.(SMNet.Com/bp)

WONGIRI – Jajaran Polsek Jatipurno pimpinan Kapolsek Iptu Edi Hanranto, melakukan pengawalan dan pendampingan pada tim uji laboratorium yang melakukan tes uji lab tentang pencemaran kandang ayam yang diprotes warga. Yakni kandang ayam milik Suparno di Dusun Gendungan RT 15/RW 11, Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Tim uji lab dari Unit Pelaksana Tugas (UPT) Laboratorium Terpadu UNS Surakarta, yang melaksanakan uji lab terhadap kandang ayam milik Suparno, dipimpin oleh Sabarudin dan Hadi. Tim melakukan tidakan uji lab di tiga titik dengan radius 50-100 Meter, yang dalam setiap titik memerlukan waktu masing-masing sekitar 1 jam. Hasil uji lab, nantinya akan dipakai sebagai acuan teknis untuk memberikan rekomendasi dan penentuan tentang layak tidaknya keberadaan kandang ayam tersebut, sebagai rumah budidaya unggas.

Hadir dalam pengambilan pelaksanaan uji lab ini, Camat Jatipurno, Suradi, Kanit Reskrim Polsek Jatipurno Aiptu Sudi Maryanto, Kanit Sabhara Aiptu Kasni, Kanit Intel Aiptu Kusriyanto dan Kepala Desa (Kades) Tawangrejo, Suradi, beserta pengurus Rukun Tetangga (RT) selaku tokoh masyarakat setempat.

Camat Jatipurno, Suradi, mengatakan, pengambilan uji laboratorium tersebut dilakukan sebagai penyikapan tindak lanjut adanya protes warga sekitar. Warga melancarkan protes, karena merasa terganggu adanya pencemaran bau tidak sedap yang ditimbulkan dari kandang ayam milik Suparno. Protes warga dilancarkan, karena mereka merasa terganggu pernapasan dan kesehatannya oleh dampak adanya pencemaran bau tidak sedap, yang ditimbulkan dari kandang ayam tersebut. Hal ini terjadi, karena keberadaan kandang ayam itu berdekatan dengan rumah hunian warga.

Warga masyarakat Dusun Gedungan, mendesak agar usaha peternakan ayam tersebut ditutup atau dipindahkan ke lokasi lain, agar tidak mencemari lingkungan pemukiman. Mengingat keberadaan kandang ayam tersebut, berdekatan dengan perkampungan, karena hanya berjarak sekitar 5 Meter dari rumah warga.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, melalui Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono, Kamis (11/4), menyatakan, kehadiran petugas Polsek Jatipurno di lokasi kandang ayam, bertujuan untuk mengawal petugas yang melakukan uji lab. Ini berkaitan erat dengan tugas kepolisian dalam menjaga Kamtibmas. Tentang teknis budidaya peternakan ayam potong, sudah seharusnya memenuhi persyaratan tentang higienitas dan aspek sanitasi lingkungan serta biosecurity, dalam upaya mewujudkan kandang ayam yang memenuhi  kesehatan hewan dan tidak menimbulkan pencemaran pada masyarakat di lingkungannya.

Di sisi lain, dalam pemeliharaan ayam potong dengan skala besar, juga harus mengedepankan upaya pengendalian dalam menciptakan kesehatan, termasuk upaya menjaga keseatan unggas piaraannya agar tidak terjangkiti penyaki flu burung atau Avian Influenza (AI), yakni jenis penyakit unggas yang mematikan. Yang penyakit ini, tidak saja dapat menular ke ayam dan piaraan unggas lainnya, tapi dapat juga menular ke manusia. Untuk mengantisipasi agar protes warga ini tidak menimbulkan gejolak yang meluas dan dapat mengganggu Kamtibmas, maka jajaran Polsek bersama Forkompincam Jatipurno, perlu turun tangan untuk mencarikan sousi penyelesaiannya, melalui cara yang arif dan bijaksana.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here