Bagikan
Wakapolres Wonogiri Kompol A Aidil Fitrisyah dan Kasat Reskrim AKP Aditia Mulya Ramadhani (berdiri menghadap lensa kedua dan kesatu dari kanan), saat menjawab pertanyaan awak media tentang tewasnya Anggota DPRD Sragen, Sugimin.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Jajaran Satreskrim Polres Wonogiri pimpinan Kasat Reskrim AKP Aditia Mulya Ramadhani, menangkap Ny N (41) yang diduga sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap Anggota DPRD Sragen, Sugimin (52). Yakni diduga dengan cara meminumkan racun tikus. Korban adalah warga Karangnongko RT 10/RW 3, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, yang ikut men-Caleg-kan lagi pada Pemilu 2019.

Seperti pernah diberitakan, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sragen tersebut, ditemukan tewas dalam posisi telungkup di depan Kios Mugiyono di sebelah utara SMP Negeri 1 Wonogiri, Selasa (16/4) dini hari lalu.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Wakapolres Kompol A Aidil Fitrisyah dan Kasat Reskrim AKP Aditia Mulya Ramadhani, Kamis (18/4), menyatakan, penangkapan korban dilakukan selang sekitar 12 jam setelah menerima laporan. ”Pelaku kini kami tahan,” jelas Wakapolres Kompol A Aidil Fitrisyah.

Dari hasil pemeriksaan, pemicu kematian korban diduga karena diminumi racun tikus oleh Ny N. Racun tikus tersebut dimasukkan dalam kapsul Diapet obat antidiare. ”Pengakuan pelaku, korban diminumi sebanyak tiga kali,” tegas AKP Aditia. Dampaknya, korban menderita sakit perut dan sempat tiga kali pula diobatkan ke tiga rumah sakit di Solo Baru dan di Wonogiri. Korban akhirnya tewas dan ditemukan oleh Saksi Mugiyono dan Nurwanto, dalam posisi telungkup di depan kios di utara SMP Negeri 1 Wonogiri, yang lokasinya berada di belakang rumah dinas Kapolres. Kedua saksi ini kemudian mengangkutnya ke RSUD Wonogiri, tapi kondisinya telah tewas.

Ny N dan korban, meskipun masing-masing telah berkeluarga, diduga memiliki kedekatan hubungan pribadi. Berkaitan ini, polisi telah mengamankan kartu identitas dan dompet milik korban berisi uang Rp 1 juta. Juga kemasan obat antidiare merk Diapet yang ada bekas terbakar, dan yang berisi 2 kapsul, serta sebuah mobil Isuzu Panther seri Grand Touring AD-9210-RE.

Polisi sejak awal mencurigai kematian korban tidak wajar. Karena menurut dokter, pupil matanya mengecil dan ada busa di mulutnya. Untuk memastikan kematian korban karena racun tikus, masih menunggu hasil laboratorium. Sesuai KTP-nya, Ny N, adalah warga Lingkungan Kaloran, Kelurahan Giritirto, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri, berprofesi sebagai dosen di salah sebuah Perguruan Tinggi (PT) di Jatim. Dia memiliki alamat domisili di Lingkungan Gunung Kukusan, Kelurahan Giriwono, dan di Perumahan Griya Asri Dusun Pelem, Desa Purwosari, semuanya di Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri. Ny N meracuni korban, karena mendapat tekanan dan dendam. Terkait ini, pelaku dijerat pasal 340 juncto pasal 338 KUHP tentang pembunuhan yang direncanakan, yang ancamannya hukuman mati atau seumur hidup.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here