Bagikan
Anggota KPU Kabupaten Wonogiri, Wahyu Nurjanah (berdiri), melakukan pengawasan terhadap proses entry data hasil pemungutan suara Pemilu serentak Tahun 2019 yang dilakukan di Kantor KPU Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Sampai Senin (22/4), baru empat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Wonogiri, yang rampung menggelar pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara Pemilu serentak 2019. Pada hal, jumlah kecamatan di Kabupaten Wonogiri totalnya ada sebanyak 25. Sehingga masih ada 21 PPK yang belum selesai menggelar pleno rekapitulasi.

Komisioner KPU Kabupaten Wonogiri Wajyu Nurjanah dan Dwi Prasetyo, keduanya dari Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Senin (22/4), menyatakan, empat PPK yang telah menyelesaikan rekapitulasi hasil pemungutan suara Pemilu 2019, terdiri atas Kecamatan Paranggupito, Giritontro, Karangtengah dan Manyaran. ”Ditargetkan, hari ini (Senin 22/4, maksudnya) akan menyusul Kecamatan Tirtomoyo,” jelas Wahyu Nurjanah. Alokasi waktu proses rekapitulasi di tingkat kecamatan, dijadwalkan mulai Tanggal 18 April sampai dengan 4 Mei 2019.

Dalam kunjungannya memantau rekapitulasi di tingkat PPK, kedua Komisioner KPU Wonogiri tersebut, telah memberikan masukan tentang percepatan sistem kerja yang efektif dan efisien. ”Kami sarankan dapat membuka tiga panel sekaligus dalam melakukan rekapitulasi, yang masing-masing panel dapat mencakup dua desa sekaligus,” kata Wahyu Nurjanah dan Dwi Parsetyo.

Sementara itu, untuk mengantisipasi petugas yang kelelahan, dijalin kerjasama dengan pihak Puskesmas di semua kecamatan dan dengan RSUD Wonogiri. Ditambahkan oleh Wahyu Nurjanah, KPU telah memberikan peringatan secara lisan dan melalui surat, agar KPPS dan PPS tidak lupa menempelkan plano C1 tentang hasil pemungutan suara di wilayah kerjanya. Juga diingatkan dalam melakukan proses rekapitulasi hasil pemungutan suara, harus dilakukan secara cermat dan teliti.

Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, menyebutkan, belum memberikan agenda Hari H untuk menggelar pleno rekapitulasi dan penetapan hasil Pemilu 2019 di tingkat kabupaten. KPU masih menunggu hasil rekapitulasi dari semua kecamatan. Jadwal rekapitulasi tingkat kabupaten, ditetapkan dalam rentang waktu dari Tanggal 22 April sampai dengan 7 Mei 2019 mendatang. ”Kami belum menentukan harinya, yang jelas agendanya sampai dengan Tanggal 7 Mei 2019,” tegas Toto. Harapannya, tambah Toto, sebelum batas akhir dari waktu yang ditentukan tersebut, KPU telah melaksanakan penetapan hasil rekapitulasi pemungutan suara tingkat Kabupaten Wonogiri.

Dihubungi terpisah, Toto bersama Wahyu Nurjanah dan Dwi Prasetyo, menyebutkan, bagi masyarakat yang ingin mengetahui proses penghitungan suara, dapat mengakses web KPU Pusat melalui: infopemilu.kpu.go.id. KPU Kabupaten Wonogiri tidak mengeluarkan informasi hitung (situng) hasil penghitungan sementara, meski terus menerus melakukan entry data hasil penghitungan hasil suara. ”Silahkan saja mengakses web KPU PUsat tersebut,” jelas Toto dan Wahyu Nurjanah.

Sekretaris PKB Wonogiri, Witanto, Senin (22/4), menyampaikan kritik tentang tindakan sembrono yang dilakukan petugas PPK dalam menyimpan dokumen penting tentang pemungutan suara Pemilu 2019. ”Saya mendapati lembaran plano C1 diletakkan secara berserakan di gudang PPK, pada hal itu termasuk dokumen penting,” tegas Witanto yang juga Caleg PKB dari Dapil 1 (Wonogiri, Selogiri, Wuryantoro dan Eromoko).

Petugas Pengawas Pemilu, Triyanto, menyampaikan kritik banyak KPPS yang abai menempelkan plano C1 hasil pemungutan suara di tingkat TPS maupun PPS. Pada hal, tandas Triyanto, manakala KPPS abai menempelkan plano C1, dapat diancam pidana penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta. Itu sebagaimana diatur dalam Pasal 391 UU Nomor: 7 Tahun 2017 juncto PKPU Nomor: 3 Tahun 2019 sebagaimana telah dirubah dengan PKPU Nomor: 9 Tahun 2019.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here