Bagikan
Bakti Sosial donor darah massal, digelar di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Personeol Babinsa, ikut aktif mengajak warga binaannya, untuk turut serta menjadi pendonor darah.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Perwira Penerangan Kodim (Papendim) 0728 Wonogiri, Letda Nurhadi, menyatakan, berkaitan dengan HUT Ke 53 Korem 074 Warastratama Surakarta dan HUT Ke 73 Persit Kartika Candra Kirana, telah dilakukan donor darah massal di Balai Kelurahan Kismantoro, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Gerakan donor darah massal ini, dilaksanakan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Wonogiri.

Untuk menyukseskan gerakan donor darah massal ini, para Babinsa mengajak warga masyarakat di masing-masing wilayah binaannya untuk menjadi pendonor. Bersamaan itu, Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) M Heri Amrulloh. mempimpn bakti sosial (Baksos) dengan membagikan bantuan sembako sebanyak 250 paket, yang diserahkan kepada masyarakat kurang mampu di Desa Lemahbang dan Kelurah Kismantoro, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri. Ikut hadir dalam acara Baksos ini, Camat Kismantoro, Djoko Purwiyadmo, Kapolsek Iptu Bambang Suripto bersama Danramil setempat yang diwakili Batuud Peltu Suwatno, dan Lurah Kismantoro, Puguh Marwoyo.

Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri, Supardjo, menyatakan, kebutuhan darah untuk memenuhi permintaan para pasien di rumah sakit se Kabupaten Wonogiri, per bulan rata-rata mencapai 1.000 kantong. Berkaitan dengan Bulan Ramadan 1.440 H, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Wonogiri, berupaya untuk tetap dapat menyediakan kebutuhan seribu kantong darah, tanpa harus mengalami musim paceklik darah selama Bulan Puasa.

”Untuk memenuhi permintaan darah dari para pasien di rumah sakit se Kabupaten Wonogiri, rata-rata per bulan mencapai seribu kantong,” jelas Sekretaris PMI Kabupaten Wonogiri, Supardjo. Ditambahkan oleh Kepala Markas PMI Cabang Wonogiri, Wardjo, menghadapi Bulan Ramadan ini, telah dilakukan kontak untuk menjalin kerjasama dengan para pendonor darah sukarela dari umat non-Islam. Seperti dari umat Budha, Katolik dan Kristen. ”Mereka yang tidak menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadan, kita harapkan rela menyumbangkan darahnya,” jelas Wardjo.

Wardjo, menyebutkan, pendonor dari umat Islam pun juga telah ada yang menyanggupkan diri, yakni mereka yang tergabung dalam Organisasi Majelis Tafsir Al Quran (MTA). ”Dari MTA, telah menyanggupkan diri untuk melakukan donor massal, meski mereka tetap menjalani ibadah puasa,” tutur Wardjo. Rencananya, pengambilan darah dari mereka yang menjalani puasa di Bulan Ramadan tersebut, akan dilakukan sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Sementara itu, berkaitan dengan kegiatan Baksos dalam menyongsong peringatan Hari Jadi Ke 278 Kabupaten Wonogiri, Kamis (2/5), digelar donor darah massal di Kantor PMI Wonogiri dan di Balai Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here