Bagikan
Tampil memimpin gelar pasukan operasi keselamatan lalu lintas Candi 2019, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati (kanan) menyematkan atribut pita kepada petugas.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Jumlah korban tewas karena kecelakaan lalu lintas di Tanah Air belakangan ini mengalami penurunan. Pada Tahun 2018, jumlah korban meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Tanah Air mencapai 1.134 orang. Jumlah korban tewas ini, cenderung mengalami penurunan sebesar 29 persen, dibandingkan dengan Tahun 2017 yang mencapai sebanyak 1.605 orang.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, menegaskan hal ini saat membacakan sambutan tertulis Kakorlantas Polri, Irjen Pol Refdi Andri, dalam gelar apel pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2019. Pelasanaan gelar apel pasukan dilakukan di halaman Mapolres Wonogiri dan dipimpin langsung Kapolres. Jadwal operasi ini, digelar mulai Tanggal 29 April sampai dengan 12 Mei 2019 mendatang, dengan melibatkan pula para prajurit TNI dari Kodim 0728 dan aparat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri. Targetnyai, untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap lalulintas, agar tercipta keamanan keselamatan dan ketertiban serta kelancaran berlalulintas (Kamseltibcarlantas).

Prioritas sasaran operasi kali ini, meliputi pengemudi di bawah umur, melawan arus, motor berboncengan lebih dari satu, tidak menggunakan helm standar, pengemudi kendaraan bermotor mabuk karena penyalahgunaan narkoba atau miras, berkendara sambil menggunakan ponsel, berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan, kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi kaca spion, knalpot dan kelengkapan yang tidak standar, serta kendaraan bermotor bak terbuka untuk mengangkut orang.

Di bagian lain sambutannya, disebutkan bahwa data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang Tahun 2017 sejumlah 833.607 kasus, dan pada Tahun 2018 sejumlah 1.243.047 kasus atau mengalami kenaikan 49 persen. Untuk tindakan teguran, pada Tahun 2017 sejumlah 833.607 pelanggaran, dan pada Tahun 2018 sejumlah 891.525 pelanggaran atau naik 7 persen. Jumlah kecelakaan lalu lintas pada Tahun 2017 sejumlah 5.556 kejadian dan pada Tahun 2018 sejumlah 4.096 kejadian atau mengalami penurunan sebanyak minus 26 persen.

Tahun 2017 jumlah korban luka berat mencapai sejumlah 819 orang dan pada Tahun 2018 sejumlah 542 orang atau mengalami penurunan sejumlah minus 34 persen. Adapun korban luka ringan pada Tahun 2017 sebanyak 6.470 orang dan pada Tahun 2018 sejumlah 4.799 orang atau mengalami penurunan minus 26 persen, sedangkan untuk kerugian pada Tahun 2017 sebesar Rp 11.714.125.000,- dan pada Tahun 2018 sebesar Rp 9.787.665.000,- atau mengalami penurunan sebesar 16 persen.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here