Bagikan
Kebakaran terjadi pada rumah pembuatan industri tahu milik Ny Sarni Katimin, di Dusun Bakalan, Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Musibah kebakaran dan bencana tanah longsor, terjadi di dua lokasi terpisah di Kabupaten Wonogiri. Kebakaran, meludeskan rumah industri pembuatan tahu milik Ny Sarni Katimin (45) di Dusun Bakalan, Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Kemudian bencana tanah longsor, melanda lahan sawah milik 3 petani di Dusun Tungkluk, Desa Girimulyo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.

Senin (6/5), Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kapolsek Ngadirojo AKP Subroto, melalui Paur Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, menyatakan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di rumah industri pembuatan tahu milik Ny Sarni (45) warga Dusun Bakalan RT 3/RW 12, Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Kejadiannya berlangsung Minggu malam (5/5) pukul 20.00.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Namun ada dugaan api berasal dari bara tungku yang tidak sempurna dalam memadamkannya, saat pembuatan tahu telah diselesaikan. Ketika itu, mendadak ada percikan api dari cerobong pembuangan asap, yang jatuh ke wajan penggorengan tahu. Hal ini telah menyebabkan munculnya jilatan api, yang kemudian membesar karena membakar genangan minyak di wajan penggorengan.

Jilatan api tersebut kemudian berkobar, membakar stok kayu bakar yang ada di dekatnya, dan membakar rumah tempat industri tahu. Kobaran api, pertamakali dilihat oleh Saksi Badriya (20) pada pukul 20.00, yang kemudian memberitahukannya kepada rekannya Tawanto (50), keduanya sama-sama warga Dusun Bakalan, Desa Mlokomaniswetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Penduduk sekitar bersama pamong desa, segera datang untuk memberikan pertolongan pemadaman. Namun terkendala karena di tempat tidak tersedia alat pemadam kebakaran dan tidak ada persediaan air yang cukup. Kebakaran ini, segera dilaporkan ke Polsek dan didatangkan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Sementara itu dari Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, dilaporkan terjadi bencana tanah longsor di Dusun Tungkluk RT 6/RW 2 Desa Girimulyo (sekitar 45 Kilometer arah timur laut Kota Wonogiri). Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, tidak ada korban jiwa karena lokasinya berada di lahan persawahan milik petani. Dampak bencana longsor ini, telah merusak lahan sawah beserta tanaman padinya milik tiga orang petani. Yaitu petani Karno, Ny Sikem dan Sulih. Ketiganya adalah warga Dusun Tungkluk, Desa Girimulyo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Penyebabnya, karena sisi tebing persawahan ambrol. Kondisi struktur tebingnya labil dan berada pada posisi curam.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here