Bagikan
Kepala Dishub Wonogiri, Ismiyanto, bersama Kabid Lalu Lintas, Sulardi, dan Kabid Teknik Sapras, Sudarno (kanan), melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Viaduk Jembatan KA Kretek Bang. Ini dilakukan dalam rangka persiapan penghentian pekerjaan menyambut arus mudik lebaran.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Pembangunan pelebaran viaduk Jembatan Kereta Api (KA) Kretek Bang, yang berlokasi di dekat Taman Plintheng Semar Selopadi Kota Wonogiri, akan dihentikan untuk sementara waktu. Ini dilakukan berkaitan dengan persiapan menyambut kedatangan pemudik Lebaran Idul Fitri 1440 H. Untuk selanjutnya, akan diberlakukan kembali pelayanan arus lalu lintas dua arah di ruas Jalan Ahmad Yani ke jurusan Wonogiri-Solo.

”Mulai Selasa (21/5) rencananya dilakukan proses pembersihan lokasi, menyusul setelah diselesaikannya jadwal pengecoran terakhir kaki jembatan di sisi barat,” tandas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri, Ismiyanto. Didampingi Kabid Lalu Lintas, Sulardi, dan Kabid Teknik Sarana Prasarana¬†Dishub Wonogiri (Sapras) Sudarno, Isminyanto, Senin (20/5), melalukan peninjauan ke lokasi pembangunan viaduk Kretek Bang. Peninjauan dilakukan dalam upaya menjalin koordinasi dengan pelaksana proyek.

Dengan selesainya pembersihan lokasi, akan segera dipasangi kelengkapan rambu-rambu lalu lintas di bagian ujung dan pangkal ruas jalan yang membujur di bawah Jembatan KA Kretek Bang tersebut. Juga akan dipasangi water barrier dijejer berderet di tengah jalan, sebagai pembatas adanya beda ketinggian permukaan jalan. Hal ini terkait karena pada sisi sebelah, telah dilakukan pengedukan untuk penurunan permukaan jalan.

Rabu (22/5), tim teknis Dishub pusat dijadwalkan akan melakukan peninjauan ke lokasi. Kabid Lalu Lintas Dishub Wonogiri, Sulardi, menambahkan, rencana penghentian pekerjaan pembangunan viaduk Kretek Bang, semula dijadwalkan berlangsung H-14 sampai dengan H+14. Selama waktu penghentian pekerjaan dilakukan, ruas Jalan A Yani Wonogiri ke jurusan Solo-Wonogiri kembali dibuka dua arah. Sebagaimana pernah diberitakan, pembangunan pelebaran viaduk Jembatan KA Kretek Bang, Wonogiri, ini telah dimulai sejak Oktober 2018 lalu dan dijadwalkan berlangsung sampai dengan Desember 2019 mendatang. Yakni untuk merealisasikan pelebaran badan jalan di bawah Jembatan KA Kretek Bang menjadi 12 Meter (M) ditambah dua meter sebagai fasilitas trotoar.

Juga dilakukan pula penambahan ketinggian viaduk menjadi 5 Meter, untuk memperlebar ruang lorong di bawah jembatan. Pengerjaannya ditangani oleh Balai Teknis Perkeretapian (BTPKA) Wilayah Jawa Tengah Direktorat Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan pagu anggaran Rp 34 Miliar lebih. Perinciannya, untuk Tahun 2018 anggarannya senilai Rp 25,719 Miliar dan Tahun 2019 sebesar Rp 9 Miliar.

Rancang bangun Jembatan KA di viaduk Kretek Bang, Wonogiri, tetap menggunakan besi baja sebagai upaya mempertahankan keberadaan prototipe jembatan lama. Hal ini terkait dengan telah dimasukkannya viaduk Jembatan KA Kretek Bang ke dalam daftar cagar budaya nasional. Selama ini, pelayanan KA Batara Kresna Solo-Wonogiri tetap berjalan sebagaimana biasa, yakni setiap hari melakukan perjalanan dua kali pergi pulang (PP).(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here