Bagikan
Kapolsek Baturetno Polres Wonogiri, AKP Suwono (kiri), Selasa (28/5), membezuk korban keracunan massal yang menjalani rawat inap.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Puluhan warga Dusun Duwet, Desa dan Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, menderita keracunan massal. Seorang korban. Selasa diniharri (28/5), dilaporkan meninggal, dan sebagian besar masih menjalani perawatan di sejumlah klinik kesehatan dan Puskesmas Rawat Inap Baturetno dan sekitarnya, serta ada yang dilarikan ke RSUD Wonogiri dan ke rumah sakit di Solo.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dan Kapolsek Baturetno AKP Suwono, melalui Kasubag Humas Polres Iptu Suwono, menyatakan, korban meninggal bernama Purwanto (48), penduduk Duwet Lor, Kecamatan Baturetno, Wonogiri. Pemicu keracunan masih dalam penyelidikan petugas. Ada dugaan, mereka keracunan dari jamuan makan yang disajikan dalam acara pengajian Yasinan peringatan kematian genap 40 hari di rumah Edi Mukhayat, warga Dusun Duwet Kidul RT 01/RW 15, Desa dan Kecamatan Baturetno (50 Kilometer arah selatan Kota Wonogiri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, Dokter Adhi Dharma, melalui Kabid Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) DKK Wonogiri, Supriyo Heriyanto, menyatakan, jumlah korban keracunan seluruhnya ada sebanyak 89 orang dan seorang meninggal. Mereka menjalani pengobatan dan dirawat di 7 institusi pelayanan kesehatan. Perinciannya, sebanyak 55 menjalani opname rawat inap dan 34 lainnya menjalani rawat jalan. Di luar itu, masih ada 5 orang yang ikut makan jamuan, tapi tidak keracunan dan 4 lainnya menderita sakit tapi tidak diperiksakan ke klinik kesehatan dan diobati dengan cara tradisional yakni diminumi air kelapa muda.

Para korban yang dirawat di RS PKU Muhamadiyah Baturetno ada sebanyak 10 orang, tiga orang diantaranya rawat jalan. Kemudian di Klinik Kesehatan Sumarmo sebanyak 17 orang, tapi yang kemudian rawat inap hanya seorang. Di Puskesmas Rawat Inap Baturetno sebanyak 56 orang, dan sebanyak 15 diantaranya menjalani rawat jalan. Yang dirawat di RS Maguan Husada di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, ada sebanyak 4 orang menjalani rawat inap. Kemudian yang dibawa ke Klinik Kesehatan Garsanda ada 2 orang dan menjalani rawat inap. Berikut yang dirujuk ke RSUD Wonogiri 3 orang dan yang dibawa ke RS Dokter Oen Kandang Sapi Surakarta sebanyak 2 orang.

Informasi yang dihimpun dari Kecamatan Batuertno menyebutkan, korban yang meninggal awalnya dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Batureno pada hari Senin malam (27/9) pukul 22.27. Dia bernama Purwanto yang saat datang ke Puskesmas Rawat Inap Baturetno, dalam kondisi sudah meninggal dunia, yang oleh petugas medis disebutkan sebagai Diagnosis DOA (death on arrival). Kepada wartawan, Kepala DKK Wonogiri, Dokter Adhi Dharma, menyebutkan, penyebab kematian korban tengah dalam proses investigasi bersama dengan petugas kepolisian.

Mayoritas penderita keracunan, dibawa ke klinik dan Puskesmas pada Selasa lewat tengah malam (28/5). Mereka menderita mual, muntah dan pusing. Awalnya berjumlah sebanyak 24 orang dan satu di antaranya meninggal. Dari 23 penderita ini, sebanyak 13 orang menjalani rawat jalan dan 10 orang menjalani rawat inap. Dalam perkembangannya, Selasa pagi (28/5), jumlah korban bertambah menjadi sebanyak 67 orang, dengan rincian sebanyak 14 orang rawat jalan, dan yang menjalani rawat inap sebanyak 53 orang.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasubag Humas Iptu Suwondo menuturkan, pihak keluarga Edi Mukhayat, satu minggu sebelumnya pesan jamuan makanan di warung Trah Paser di Kampung Batu Lor. Yang dipesan adalah paket nasi dengan lauk ayam goreng, dilengkapi sambal dan lalapan serta kremes. Jumlah yang dipesan sebanyak 100 paket, untuk menjamu tamu yang Yasinan. Paket makanan nasi ayam goreng ini, kemudian dibagikan kepada warga yang datang mengikuti Yasinan, untuk dibawa pulang dan dimakan di rumah mereka masing-masing. Tapi dampak dari mayoritas yang makan, merasa suhu badan meninggi, mual, pusing dan muntah.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here