Bagikan
Laptop yang semula diletakkan di meja pendek ini, telah hilang digondol maling. Tinggal tersisa keyboard (papan tombol)-nya saja.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Rumah di kompleks Perumahan Nuansa-2 FE di Dusun Kedungsono RT 2/RW 6, Desa Bulusulur, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri, disatroni pencuri. Kejadiannya berlangsung tatakala ditinggal menghadiri acara silaturahmi halalbihalal Idul Fitri 1440 H. Kasus ini, telah dilaporkan ke Polsekta Wonogiri Kota, oleh Pina Liyana (23) warga Dusun Wonosari RT 1/RW 9, Desa Purwosari, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri.

Jumat (7/6), Kapolres Wonogiri AKBP Uti Nartanti Istiwidayati dan Kapolsekta Wonogiri Kota AKP Budiyono, melalui Kasubag Humas Polres Iptu Suwondo, menyatakan, kasus rumah distroni pencuri ini masuk sebagai tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUH Pidana. Kejadiannya diketahui pada hari raya Lebaran Kedua Kamis (6/6) pukul 11.00, dan dilaporkan ke Polsekta Wonogiri Kota pukul 12.30.

Sebagai korbannya adalah Yuliawati (38). Wanita kelahiran Subang Tanggal 6 Oktober 1981 ini, kehilangan dua buiah laptop seharga Rp 8 juta, logam mulia emas batangan berat 10 gram seharga Rp 6 juta dan logam mulia emas batangan berat 1 gram seharga Rp 600 ribu, masing-masing beserta dokumen surat kelengkapannya. Berikut arloji tangan seharga Rp 400 ribu. Total kerugian sekitar Rp 15 juta.

Menyikapi laporan kasus Curat ini, petugas telah medatangi lokasi guna melakukan penanganan. Bersama itu, petugas juga meminta keterangan dari saksi-saksi, yakni Saksi Eko Suranto (37) dan Marmini (55), keduanya warga Dusun Kedungsono, Desa Bulusulur, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri.

Petugas yang melakukan penanganan di tempat kejadian, menemukan petunjuk pencuri berhasil masuk ke dalam rumah dengan cara membobol pintu. Sepulang dari menghadiri acara halalbihalal, pemilik rumah mendapati pintunya sudah tidak terkunci lagi.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here