Bagikan
Bupati Joko Sutopo (kiri) membalas jabat tangan dari jajaran pegawai Pemkab Wonogiri yang melakukan halalbihalal. Ikut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Edy Santosa, Sekda Suharno bersama para pejabat lainnya.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo, menyatakan, upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Wonogiri dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini, telah berhasil menurunkan dari 12,98 persen menjadi 10,7 persen. Targetnya sampai 9 persen, diharapkan dapat direalisasikan dalam lima tahun periode kepemimpinan Bupati Joko Sutopo dan Wakil Bupati Edy Santosa, yakni dalam periode 2016-2021 melalui Panca Program unggulan. Meliputi program halus jalannya, gratis sekolahnya, gratis pelayanan kesehatan, ramai pasarnya, dan sejahtera petaninya.

Penegasan orang nomor satu di Kabupaten Wonogiri ini, Senin (10/6), menyatakan hal itu ketika tampil menjadi pembina apel perdana pasca-Lebaran Idul Fitri 1440. Apel digelar di halaman Kantor Bupati dengan menampilkan Komandan Apel Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri, Joko Santosa. Hadir dalam apel, Sekda Suharno beserta para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, para pimpinan dinas dan instansi, para Kepala Bagian (Kabag) bersama para pegawai di jajaran Pemkab Wonogiri.Apel digelar di halaman Kantor Bupati Wonogiri, menampilkan

Kata Bupati, pemerintah harus hadir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ”Terlebih lagi untuk pelayanan dasar,” tegas Bupati Joko Sutopo. Berkaitan ini, Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintah, untuk mampu memberikan peran pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.

Para aparatur pemerintah, tandas Bupati, diperlukan dalam upaya Nyawiji Sesarengan Mbangun Wonogiri. Melalui sinergitas dalam kebersamaan, untuk membangun Wonogiri. Menurut Bupati, sinergitas perlu dikedepankan dalam upaya merealisasikan misi Pemkab Wonogiri, yakni mengurangi kemiskinan dari semula 12,98 persen menjadi 9 persen. Hal itu sejalan dengan upaya mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang telah menjadi dokumen konstitusional untuk diwujudkan.

Acara apel perdana pasca-lebaran ini, diikuti oleh para pegawai dari berbagai dinas dan instansi. Mereka membuat barisan panjang yang mengular urut satu-persatu, untuk bersalaman dengan Bupati Joko Sutopo. Ikut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Edy Santosa, Sekda Suharno, beserta Asisten Sekda dan para pejabat lainnya.

Selepas apel dan halalbihalal bersama unsur birokrat, pada pukul 09.30 Bupati bersama Forkompinda Kabupaten Wonogiri, menggelar open house untuk menerima halalbihalal dari para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Di acara open house ini, hadir pula para pimpinan Ormas dan pengurus Parpol, jajaran Polres dan Kodim 0728 Wonogiri. Puncak acara halalbihal, ditandai dengan jabat tangan dan menikmati jamuan makan lontong opor.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here