Bagikan
Para petugas pembersih Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri, Rabu (12/6), mengadakan perayaan lebaran halalbihalal. Acara digelar sederhana dimeriahkan menyanyi yang diiringi organ tunggal.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Keramaian lebaran berlalu dan meninggalkan sampah sebanyak 44 ton. Demikian yang terjadi di Kota Wonogiri, pasca-keramaian Lebaran Idul Fitri 1440 H. Jumlah sampah di Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1440 H, terhitung berlipat dua kali dibandingkan hari-hari biasa.

Demikian dijelaskan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, Wahyu Sri Widayatto, melalui Kabid Pertamanan, Toto Prasojo. Peningkatan volume sampah, tegasnya, terjadi sejak H-1. Itu bersamaan dengan tradisi prepegan (keramaian orang berbelanja) untuk keperluan pesta lebaran. Kemudian berlanjut pada hari H sampai H+2, yang masing-masing mencapai 44 ton per hari, atau dua kali lipat dibandingkan dengan volume sampah di hari-hari biasa, yang mencapai 22 ton.

Untuk menyikapi peningkatan volume sampah yang cukup signifikan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, melarang petugas kebersihan mengambil liburan pada Hari Raya Lebaran. Mengingat jumlah mereka makin berkurang, karena ada sebanyak 17 orang yang pensiun. Personel kebersihan di Kabupaten Wonogiri ada sebanyak 190 orang, 40 orang diantaranya bertugas mengelola kebersihan taman.

Guna mengatasi peningkatan volume sampah di musim Lebaran Idul Fitri ini, para pekerja kebersihan tidak boleh mengambil liburan. Mereka dimaksimalkan untuk tetap bekerja, selagi para pegawai lainnya dapat berlibur. Untuk penanganan sampah di Wonogiri, Dinas Lingkungan Hidup memiliki fasilitas 18 dump truck dan 11 mobil pickap. Ditambah fasilitas Bentor yakni sepeda motor beroda tiga, khusus untuk mengangkut sampah dan menangani kebersihan taman.

Tugas penanganan kebersihan meliputi cakupan wilayah kerja di Kota Wonogiri, berikut Kota Kecamatan di Baturetno, Jatisrono, Bulukerto, Puhpelem, Pracimantoro dan sejumlah Kota Kecamatan lainnya.

Kalangan petugas pembersih, Rabu (12/6), diundang ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, untuk berhalalbihalal. Ini berlangsung setelah mereka selesai bertugas pagi. Kata Sri Wahyu Widayatto, kesempatan untuk mengumpulkan mereka guna berlebaran, baru dapat dilakukan pada H+7, ketika volume sampah kembali normal. Untuk memeriahkan halalbihalal bersama para petugas kebersihan ini, digelar acara menyanyi diiringi organ tunggal.

Acara halalbihalal perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, juga digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Dimeriahkan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Purbo Asmoro dan Ki Sugiaryo. Turut hadir memberikan sambutan, Kapolres Wonogiri yang diwakili Kapolsek Jatipurno Iptu Edi Hanranto.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here