Habib Menyerukan Pentingnya Menjaga Kerukunan

26
0
Bagikan
Dandim 0728 Letkol (Inf) M Heri Amrulloh dan Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati (kedua dan kesatu dari kiri), ikut berada di panggung untuk mendampingi Habib Syech Abdul Qodir Asegaf saat meyampaikan tausyiah di pengajian akbar.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Tentang pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, bangsa dan negara, diserukan oleh Habib Syech Abdul Qodir Asegaf. ”Hendaknya kita jangan sampai berselisih dengan tetangga. Jangan mudah terprovokasi dengan berita yang kurang jelas kebenarannya atau oleh informasi hoaxs,” tegasnya.

Habib Syech Abdul Qodir Asegaf, menegaskan hal ini Kamis malam (13/6), ketika memberikan tausyiah dalam pengajian akbar di Padepokan Modern Titoti Darusalam, di Lingkungan Pucung, Kelurahan Mlokomanis Kulon Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Pengajian Akbar yang dikemas dalam event ”Titoti bershalawat bersama Habib Syeh Abdul Qodir Asegaf,” ini digelar dalam rangka memperingati seribu hari meninggalnya almarhum Ny Sukiyem istri Slamet Titoti.

Ribuan massa yang hadir, diajak oleh Habib Syech Abdul Qodir Asegaf untuk bersama-sama shalawatan. Juga diserukan untuk senantiasa saling rukun, jangan berselisih dengan tetangga, jaga kerukunan antar warga, bangsa dan negara. Kata Habib, sekarang di masjid jarang ada shalawatan, karena ada sebagian orang yang bilang itu tidak ada tuntunannya Rasulullah. Bahkan ada yang bilang itu dosa, masuk neraka. ”Tapi sebenanya tidak, kita semua tidak tahu mana yang akan masuk surga dan neraka, saya doakan semua orang kalau bisa masuk surga semua, Aaamiin,” tandasnya.

Di bagian lain tausyiahnya, Habib, juga menyerukan agar semua perbuatan jelek jangan di balas dengan kejelekan, balaslah dengan kebaikan, dan jangan suka balas dendam. Perbanyaklah sodakoh terutama kepada tetangga, minimal jangan menyakiti hati orang lain. ”Orang kuat itu bukan orang yang kuat fisiknya, tapi orang yang bisa menahan hawa nafsu dan amarahnya,” ujarnya sembari menambahkan, masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan berita yang kurang jelas kebenarannya dan oleh informasi bohong atau hoaxs.

Turut hadir Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) M Heri Amrulloh bersama jajaran Forkompinda, Anggota DPRD Wonogiri AS Joko Prayitno, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Camat Ngadirojo Agus Hendradi beserta jajaran Forkompincam Ngadirojo, para ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Pengajian akbar ini dimeriahkan dengan musik Hadroh.

Memberikan sambutan, Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Bupati Joko Sutopo, Camat Ngadirojo Agus Hendradi. ”Dengan pengajian akbar ini, semoga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tegas Camat Ngadirojo, Agus Hendradi. Dalam kesempatan tersebut, Habid Syech Abdul Qodir Asegaf, mendoakan kepada almarhumah Ny Sukiyem Slamet Titoti, agar dapat diampuni segala dosa dan kesalahannya serta diterima amal baiknya dan diberi tempat yang terbaik di sisi Allah SWT.

Dalam sambutannya, Bupati Joko Sutopo, berharap dengan pengajian akbar ini, disamping meningkatkan iman takwa, dapat membuat Wonogiri semakin sukses maju dan barokah. ”Selagi masih Bulan Syawal, perkenankanlah saya menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri. Atas nama institusi kepolisian, saya menyampaikan permohonan maaf lahir batin,” tegas Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here