Bagikan
Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa dan Ketua KONI Provinsi Jateng, Subroto (deret depan kedua dan kesatu dari kiri), menyalami parapengurus baru KONI Wonogiri untuk perioden 2019-2013.(SMNet.Com/bp)

WONOGIRI – Ketua Umum KONI Provinsi Jateng, Brijen TNI (Purn) Subroto SPd MM, mengatakan, untuk mendukung pencapaian prestasi atlet, organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), harus dikelola secara sehat. ”Jadikan KONI sebagai lembaga yang good sport and good goverment,” tegasnya.

Orang pertama KONI Jateng ini, Selasa (25/6), menegaskan hal itu saat melantik pengurus baru KONI Kabupaten Wonogiri masa bakti Tahun 2019-2023. Upacara pelantikan digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri, ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK), dan pengucapan janji di bawah naungan panji kehormatan KONI. Bila organisasinya dikelola secara sehat, tegas Subroto, niscaya akan menghasilkan prestasi atlet.

Pelantikan diawali dengan pembacaan SK kepengurusan dilakukan oleh Sekum II KONI Jateng, Sisno Abadi. KONI Provinsi Jateng melalui SK Nomor: 7.6/SK/HI/2019, mengukuhkan personalia pengurus KONI Kabupaten Wonogiri periode 2019-2023. Terdiri atas Ketua Umum Muh Eko Budi Santosa, Wakil Ketua Kuncoro Bowo Kristiatmoko, Desi Natalia, dan Hj Widyastuti. Sekretaris Umum H Joko Santosa HP dan Riyan Pratama. Bendahara Umum Wargiyanto dan Hj Frieda Nurfifah, Pengawas internal H Sucipto. Kepengurusan dilengkapi dengan Bidang Organisasi, Pembinaan Prestasi, Hukum dan Keolahragaan, Pendidikan dan Penataran, Media dan Humas, Kesehatan, Sport Science dan Iptek, Litbang, Mobilisasi Sumber Daya, Kesejahteraan Pelaku Olahraga, Perencanaan Anggaran, dan Pusat Pengolahan Data.

Dalam memberikan sekapur sirih, Bupati Wonogiri Joko Sutopo menilai, para personel kepengurusan yang baru ini, terdiri atas para talenta muda insan olahraga yang memiliki spirit untuk memajukan olahraga. ”Kami berharap pengurus baru dengan misi dan visi yang jelas, dapat memberikan komitmen baru, untuk memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Wonogiri,” pesan Bupati. Asal profesional dan berintegritas, tidak seperti kepengurusan lama, Bupati menjajikan tidak segan-segan akan memberikan bantuan dana yang mencukupi.

Menurut Bupati, bantuan dana sangat diperlukan untuk mendukung pencapaian prestasi para atlet. ”Saya merasa prihatin, karena keterbatasan dana, para atlet Wonogiri mengalami kekurangan gizi. Bagaimana gizinya tidak kurang, karena makannya saja hanya menu hik (nasi kucing, maksudnya),” ujar Bupati sembari melempar pertanyaan: ”Ya apa ya ?” yang dijawab serentak hadirin: ”Yaaa…”

Muh Eko Budi Santosa, sebagai Ketua Umum KONI Wonogiri, menyatakan, dirinya bersama pengurus baru siap mencurahkan pengabdiannya untuk KONI demi memajukan olahraga di Kabupaten Wonogiri. ”Siap merelakan bondo, bahu, pikir sak nyawane (harta, tenaga, pemikiran berikut nyawa),” tegas Muh Eko Budi Santosa yang juga Suhu Padepokan Silat Anak Naga. Pada Porprov yang lalu, kata Eko, Wonogiri meriah 7 medali emas, 5 perak dan 12 perunggu, serta peringkatnya naik dari urutan 28 menjadi 26.

Ikut memberikan sambutan, Wakil Bupati Edy Santosa. Hadir Dandim 0728 Letkol (Inf) M Heri Amrulloh bersama jajaran Forkompinda, Ketua DPRD Wonogiri yang diwakili Ketua Komisi B, Sardi, para Kepala Dinas dan Pimpinan Instansi terkait, para pengurus KONI Kecamatan se Kabupaten Wnogiri, pengurus dari 34 Pengkab cabang olah raga, offisial dan para atlet.(SMNet.Com/bp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here